3 Tanda Veda Ega Bisa Kembali Gemilang di Moto3 Amerika 2026
Sejumlah tanda mendukung pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, gemilang dalam Moto3 Amerika 2026 di Sirkuit Amerika (COTA), Senin (30/3) dini hari WIB.
Kendati menjadi rookie pada Moto3 musim ini, Veda Ega Pratama menunjukkan performa gemilang pada dua balapan awal. Veda finis kelima di Moto3 Thailand, lalu meraih podium tiga di Moto3 Brasil.
Kini, tantangan lain bakal dihadapi Veda Ega pada Moto3 Amerika 2026. Seri ketiga ini bakal berbeda dengan dua balapan sebelumnya. Pasalnya, COTA merupakan sirkuit dengan lebih banyak tikungan kiri, sedangkan Buriram dan Ayrton Senna lebih banyak tikungan kanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, beberapa tanda bisa jadi pendukung bagi pembalap 17 tahun ini kembali bersinar di Moto3 Amerika 2026.
1. Kepercayaan Diri
Dengan hasil yang bagus dalam dua balapan pertama, Veda Ega sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi. Situasi ini menguntungkan apabila tetap dikelola dengan baik.
Dengan semangat yang bagus, Veda Ega hanya perlu benar-benar fokus dan konsentrasi mempelajari Sirkuit COTA dan situasi dalam balapan. Seperti yang terjadi dalam Moto3 Brasil.
Sebelum red flag, Veda Ega sempat tercecer di posisi sembilan hingga 10. Namun setelah red flag, pembalap asal Gunungkidul ini bisa melesat ke depan dan meraih podium.
2. Pengalaman
Tampil di sirkuit dengan banyak tikungan kiri atau anticlockwise bukan hal baru untuk Veda Ega. Semasa tampil dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Veda Ega pernah menang dalam seri Jerman di Sirkuit Sachsenring.
Sachsenring merupakan salah satu sirkuit anticlockwise di MotoGP. Meski begitu, hasil bagus itu tidak bisa membuat Sachsenring disamakan dengan COTA. Namun setidaknya Veda Ega punya pengalaman bagus di sirkuit anticlockwise.
3. Data
Melihat hasil bagus dalam dua balapan awal menunjukkan Veda Ega termasuk pembalap dengan adaptasi yang cukup bagus. Veda Ega tidak seperti pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang pernah mendapatkan wild card dalam Moto3 2025 di Sepang.
Musim ini murni jadi debut Veda Ega merasakan persaingan di Moto3. Tetapi penampilan Veda Ega nyaris tidak seperti pembalap rookie. Dia tampil berani, agresif, dan cepat belajar.
Dengan informasi yang dikumpulkan Honda Team Asia dan juga masukan dari seniornya seperti Mario Aji, data-data itu akan jadi modal penting bagi Veda Ega di Moto3 Amerika 2026.
(sry/jal) Add
as a preferred source on Google