Debut Manis John Herdman: Etos Kerja Spartan dan Siasat Brilian
Di atas kertas, Indonesia mendikte permainan St Kitts and Nevis. Tapi jika ditelisik, skuad Garuda masih perlu divernis.
Benar bahwa dominasi digores lewat penguasaan bola 61 persen, 10 shots on goal dari 16 kali tembakan, dan empat kali gol yang dilesakkan. Namun John Herdman tetap melihat ada hal yang masuk dalam daftar perbaikan.
"Kami sedang mencari cara untuk mencetak gol dari bola mati," kata Herdman selepas laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkat dan padat, Herdman ini gol berbuah dari cara yang beragam. Ia belum puas betul meski gol Ole Romeny berawal dari sepak pojok dengan bola yang sempat berkemelut di muka gawang.
Ini berkaitan dengan laga berikutnya lawan Bulgaria. Jelas wakil Eropa itu adalah lawan terberat bagi Indonesia di FIFA Series 2026.
Peringkatnya 87 dan baru menang 10-2 lawan Kepulauan Solomon. Timnas Indonesia harus ekstra waspada jika ingin meneruskan kemenangan.
Awal laga jadi momen krusial agar tak rusak sebelanga. Sebab Bulgaria menghajar Kepulauan Solomon dengan dua gol dalam kurun waktu 13 menit.
"Ada persoalan taktik yang perlu diperbaiki. Di 15 menit awal, kami terlalu antusias. Itu yang harus dikendalikan karena Bulgaria bisa berbahaya dalam 10 menit awal. Jadi 15 menit itu adalah hal yang penting. Jika tidak, mereka [Bulgaria] akan menghukum kami," ujar Herdman soal lawan berikutnya.
John Herdman menjalani debut di Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (CNNIndonesia.com/Adi Maulana Ibrahim) |
Kalimat Herdman soal '15 menit dan hukuman' bermakna luas. Namun masuk akal pula jika dikaitkan dengan cara Timnas Indonesia bertahan.
Herdman menerapkan pakem tiga bek di babak pertama dan empat pemain belakang di paruh kedua. Masing-masing pola berjalan sesuai rencana.
Namun, kurang konsentrasi di awal laga nyaris membuahkan gol untuk tim tamu. Begitu pula saat lawan nyaris mencetak gol di babak kedua yang berujung bola mengenai tiang gawang.
Kevin Diks yang menyisir sebagai bek sayap kanan kerap terlambat turun saat naik jauh ke zona lawan. Sedangkan Dony Tri Pamungkas di bek sayap kiri mampu lebih disiplin.
Hal itu pula yang membuatnya dipercaya main penuh. Kebetulan rekan setimnya di Persija Jakarta, Rizky Ridho juga main 90 menit sebagai dua sosok outfield yang tak tergantikan.
Kedisiplinan jadi fundamental dalam menghadapi Bulgaria. Dengan semangat kerja yang sama dan pola yang sama cerdiknya, kemenangan bisa direbut Indonesia.
(ikw/jun) Add
as a preferred source on Google
John Herdman menjalani debut di Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (CNNIndonesia.com/Adi Maulana Ibrahim)