Mengapa John Herdman 'Hiperaktif' di Indonesia vs St Kitts and Nevis?

CNN Indonesia
Sabtu, 28 Mar 2026 14:10 WIB
John Herdman aktif di pinggir lapangan saat memimpin Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts. Ia menjelaskan pentingnya keterlibatan pelatih di awal.
John Herdman sangat aktif memberikan instruksi saat Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis. (CNNIndonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

John Herdman membeberkan alasan 'hiperaktif' atau tak bisa diam di pinggir lapangan saat memimpin Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026.

Dalam debutnya memimpin skuad Garuda, Herdman tampak aktif di pinggir lapangan. Ia getol mengamati pergerakan para pemain dan sering kali berteriak untuk memberikan instruksi.

Selepas laga, Herdman mengaku aksi tersebut memang sudah jati dirinya sebagai pria kelahiran Newcastle.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, saya berasal dari Newcastle. Itu adalah kota sepak bola yang penuh gairah dan saya pikir gairah itu harus ada," ujar Herdman menjawab pertanyaan awak media.

"Tetapi jelas ada kerangka taktis dan saya memiliki harapan yang tinggi terhadap para pemain. Dan ketika Anda menyatukan sebuah tim untuk waktu yang singkat, Anda butuh pengingat yang konstan, pengingat yang konstan," ujarnya menambahkan.

Proses Herdman menyiapkan tim jelang FIFA Series 2026 memang terbilang singkat. Terlebih ia baru benar-benar bertemu pemain pada Minggu (22/3) sebelum menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3).

"Di fase awal ini, pelatih harus lebih terlibat. Seiring berjalannya waktu, seiring kita terbiasa satu sama lain, dengan taktik, strategi, gaya bermain, dan identitas kita, para pemain akan lebih mengambil alih kepemilikan. Jadi ini hanya proses, ini adalah proses enam bulan," tutur Herdman.

Debut Herdman sebagai pelatih anyar berlangsung mulus. Ole Romeny dan kawan-kawan tampil dominan di sepanjang laga. Kretivitas di lini tengah paling menonjol saat menumbangkan Kitts Nevis 4-0 pada Jumat (27/3).

Selanjutnya, tim racikan Herdman akan menghadapi ujian sesungguhnya di final FIFA Series, Senin (30/3). Tim Merah Putih bakal melawan Bulgaria yang di laga perdana sukses menggasak Kepulauan Salomon dengan skor fantastis, 10-2.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/jun) Add as a preferred
source on Google