Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ex Nihilo Nihil Fit, John Herdman
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Senin (30/3) malam, kiranya akan menjadi malam era baru Timnas Indonesia.
Dari pertandingan melawan Bulgaria inilah tonggak baru Timnas Indonesia akan dimulai. Dari sini pula nantinya bisa diukur kampanye 'Memburu Tiket Piala Dunia 2030'.
Strategi permainan yang ditanamkan Herdman kepada Jay Idzes dan kawan-kawan akan terlihat. Lini pertahanan Indonesia yang kukuh, dari warisan Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert, akan diuji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Janji Herdman untuk memperuncing lini serang juga akan diuji. Versatilitas yang dibuat Herdman dalam laga melawan Saint Kitts and Nevis, akan mendapatkan tes yang sesungguhnya.
Kenaikan demi kenaikan peringkat FIFA Indonesia juga akan dimulai dari sini. Jika kita meyakini, peringkat saat ini hanya ilusi, permainan level sejati Indonesia akan terpampang.
Pengamat sepak bola Indonesia, baik nyata maupun maya, akan mengupas ini. Asa dan harapan suporter Indonesia, yang sempat buyar usai gagal ke Piala Dunia 2026, bisa hidup lagi.
Kuncinya, tentu saja di mentalitas dan daya juang pemain. Mereka yang akan bertarung di medan permainan. Namun, bagaimana permainan itu terbentuk, tentu pula buah dari idealisme Herdman.
Kalau memang lidah Herdman bertuah di ruang ganti, mari kita nanti. Benarkah daya juang pemain akan menyala-nyala seperti melawan Arab atau redup seperti melawan Jepang?
Pendekatan apapun, mau 3-4-3 atau 4-3-3, kiranya tak penting. Yang utama, gaya dan daya main. Kalau pecinta Garuda merasa levelnya masih sama seperti 2024, bukan 2025, ia akan dicinta.
Ibarat falsafah, ex nihilo nihil fit; tidak ada yang berasal dari ketiadaan; usaha diperlukan untuk berhasil, hai Herdman inilah momentumnya. Ini saatnya amor vincit onia; cinta menaklukkan segala.
Kalau, Timnas Indonesia main enak melawan Bulgaria, mimpi ke Piala Dunia 2030 akan menyala, sehingga proses lewat Piala AFF dan Piala Asia akan didukung penuh suka cita. Itu namanya cinta.
(jal) Add
as a preferred source on Google