ANALISIS

Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ex Nihilo Nihil Fit, John Herdman

Abdul Susila | CNN Indonesia
Minggu, 29 Mar 2026 08:40 WIB
Kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis belum bisa menjadi tolok ukur. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dengan segala hormat --untuk saat ini, sekali lagi, untuk saat ini-- Saint Kitts and Nevis itu bukan level Timnas Indonesia.

Menang atas tim peringkat ke-154 FIFA tersebut tentu wajar saja. Mohon maaf, seperti menang besar atas Kamboja atau Brunei, itu sudah seharusnya. Bukan hal istimewa.

Kisah debut manis John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak perlu pula di-hiperbola. Harga pasar pemain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis sudah cukup jadi gambaran. 

Teknik dan kualitas individu Indonesia terlihat di atas lawan. Itu realitasnya. Kalau skuad Garuda tak tampil menawan, itu baru aneh. Sejauh ini performa Indonesia masih wajar.

Strategi dan kecerdikan sepak bola Herdman juga belum terukur. Apa yang bisa diukur dari kemenangan melawan tim yang secara teknis sangat pantas dikalahkan tim Merah Putih?

Mungkin laga melawan Saint Kitts and Nevis pantas disebut pemanasan. Dan memang ini adalah laga persahabatan saja. Laga sesungguhnya di FIFA Series 2026 adalah melawan Bulgaria.

Bulgaria, secara peringkat FIFA berada 40 tangga di atas Indonesia. Namun, peringkat Indonesia tak bisa disebut nyata. Secara permainan, Indonesia setara Bulgaria, bukan 120-an.

Buktinya apa? Indonesia lolos ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Secara teknis, Indonesia hanya kalah dari Jepang dan Australia. Indonesia tak kalah dari Arab Saudi juga Bahrain.

Berapa peringkat Arab Saudi? Saat ini, juga tahun lalu, 60-an. Indonesia imbang dengan Arab saat tandang dan menang di kandang. Inilah level sesungguhnya skuad Garuda.

Bedanya, kini Indonesia bersama pelatih baru bernama Herdman. Apakah Indonesia masih berada di level yang sama? Pertanyaan ini akan terjawab dalam laga melawan Bulgaria.

Kecerdikan sepak bola Herdman akan diuji dalam laga ini mengingat tidak semua pemain terbaik bisa tampil. Namun, 85 persen kekuatan Indonesia ada di hadapan Herdman.

Baca analisis selanjutkan pada halaman berikutnya >>>

Malam Penanda Era Baru Timnas Indonesia


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :