Real Madrid vs Bayern Munchen: Babad Separuh Abad Dua Raksasa Eropa
Real Madrid berhadapan dengan kenyataan badai cedera plus nama-nama besar yang diragukan tampil. Sebaliknya, Bayern Munchen justru bisa melesat dengan akselerasi penuh meski Jamal Musiala masih belum pulih secara penuh.
Sebab sejak Musiala absen satu bulan terakhir, Bayern masih bisa memetik hasil maksimal dengan torehan tiga kemenangan dan satu kali kalah.
Kehadiran gelandang serang muda, Lennant Karl menyelamatkan klub dari bencana. Performa pemain 18 tahun itu menjanjikan sebagai motor serangan dan memperkaya opsi agar tak bergantung pada Serge Gnabry di pos nomor 10.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun halnya dengan posisi nomor 9. Juru gedor andalan Bayern, Harry Kane diperkirakan bakal absen karena masalah pergelangan kaki. Namun striker lain, Nicolas Jackson dapat jadi tumpuan untuk dipasang sejak awal oleh Kompany.
Singkatnya, Bayern punya banyak cara untuk mengakali situasi. Sedangkan Real Madrid, berkali-kali jumpa dengan kesulitan saat pemain berhalangan.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa masih meraba-raba pijakan terbaiknya. Sudah 18 laga juru taktik 43 tahun itu memimpin. Hasilnya menjanjikan walaupun menyisakan PR besar di baliknya.
Contohnya adalah kekalahan 1-2 kontra tim papan tengah kasta kedua, Albacete di babak 16 besar Copa del Rey. Laga itu sekaligus mencoreng debut kepelatihan Arbeloa di tim utama.
Belum lagi akhir pekan lalu saat Real Madrid tumbang dari tim papan bawah, RCD Mallorca. Ini jadi isyarat El Real masih menggenggam persoalan terutama ketika kelemahan justru dikoreksi oleh tim yang secara kualitas di bawah mereka.
Padahal dari daftar pemain yang cedera, Real Madrid (4) lebih sedikit dari Bayern Munchen (6). Namun tak bisa dibantah, penggawa Los Blancos yang menepi berstatus bintang tim utama.
Sebut saja Rodrygo, Dani Ceballos, Thibaut Courtois, dan Ferland Mendy. Mau tak mau, Arbeloa harus tambal-sulam pemain demi kualitas tak tenggelam.
Ditinggal Courtois, penjaga gawang masih punya Andriy Lunin. Kemudian di bek kiri, tanpa Ferland Mendy ada pemain jebolan Manchester United, Alvaro Carreras. Lalu tanpa Dani Ceballos di lini tengah, masih ada gelandang remaja, Thiago Pitarch.
Pertanyaannya, mampukah Real Madrid menjaga kestabilan agar tak mudah goyah digempur oleh trisula Michael Olise, Nicolas Jackson, dan Luis Diaz?
Hasil laga yang akan jadi jawabannya.
(nva) Add
as a preferred source on Google