ANALISIS

Man City vs Arsenal: Penentu Juara Premier League 2026

Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Minggu, 19 Apr 2026 07:32 WIB
Duel Manchester City vs Arsenal akan jadi laga krusial yang ikut menentukan juara Premier League. Berikut analisis menjelang pertandingan Man City vs Arsenal.
Duel Manchester City vs Arsenal. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)

Jika terlalu muluk-muluk bagi Arsenal untuk menang, maka hasil imbang adalah hasil yang realistis bagi mereka agar tak terjengkang.

Dengan jarak poin yang semakin menipis, alih-alih ngoyo untuk menguras energi para pemain di tengah konsentrasi yang terbagi di dua kompetisi, akan menjadi langkah bijaksana untuk menahan laju Man City.

Pekan Premier League 2025/2026 tinggal tersisa tujuh pekan lagi. Benar bahwa semburat gelar juara pertama sejak 22 tahun semakin dekat. Tapi mereka perlu proyeksi matematis agar harapan mengangkat trofi tak kembali pupus seperti tiga musim terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selepas Man City, rintangan bagi Arsenal tak mengendur karena bakal menghadapi Newcastle sepekan berikutnya. Selang empat hari giliran partai tandang lawan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions.

Masih ada laga kontra Fulham, leg kedua semifinal Liga Champions, menghadapi West Ham, Burnley, dan Crystal Palace sebagai penentu nasib kubu Gudang Peluru.

Arteta perlu sadar laga-laga mana yang punya persentase tinggi untuk menang. Bahkan bukan tak mungkin pula, kekalahan terukur juga mungkin saja masuk proyeksi pelatih asal Spanyol itu.

Namun demikian, prinsip 'Calculated Loss' ini tetap jadi hal yang berisiko bagi Arsenal. Sebab tak ada jaminan di laga berikutnya akan berbuah kemenangan.

Di sinilah kemampuan manajerial Arteta semakin diuji. Dengan satu per satu pemain yang menepi dari tiap pekan ke pekan, maka setiap nama yang tersedia harus benar-benar dijaga.

Alternatif strategi dan kedalaman skuad jadi kunci. Beruntung Arsenal punya pemain sayap berlapis ketika sosok andalan sedang berhalangan.

Absennya Bukayo Saka bisa ditambal oleh Noni Madueke. Kemudian tak hadirnya Leandro Trossard diisi oleh Gabriel Martinelli.

Meski banyak PR dari pemain-pemain alternatif, Arsenal mampu melangkah jauh di Liga Champions dan masih bertahan di jalur juara Premier League.

Meski hasil imbang kontra Man City jadi hal yang realistis bagi Arsenal, agaknya kemenangan bakal jadi pembuktian bahwa mereka lebih layak menduduki tampuk juara.

(ikw/rhr) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2