ANALISIS

Indonesia Jangan Gentar untuk Bicara Juara di Thomas Cup 2026

ptr | CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2026 19:31 WIB
Tim Badminton Indonesia jadi unggulan kedua di Thomas Cup 2026. Status itu sudah selayaknya membuat Indonesia untuk membusungkan dada memasang target juara.
Indonesia tak boleh inferior di negara favorit lainnya namun juga tak boleh meremehkan negara yang di atas kertas ada di bawah. (Arsip PBSI)

Dalam deretan negara-negara peserta, tidak ada negara yang benar-benar superior di Thomas Cup edisi kali ini. Karena itulah, peluang tiap tim terbilang merata.

China sebagai unggulan pertama tidak benar-benar punya tunggal yang keseluruhannya menakutkan dan sulit dikalahkan. Denmark sudah tak lagi bisa mengandalkan Viktor Axelsen yang biasanya konsisten menyumbang angka.

Taiwan masuk unggulan empat besar tetapi mereka juga belum memiliki pemain dengan level 'tak tersentuh'. Jepang juga ada di jajaran unggulan empat besar tetapi tidak punya senjata andalan yang memastikan satu poin di tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Malaysia bisa berharap pada ganda yang kuat tetapi tunggal mereka terbilang biasa saja. Korea punya Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang sangat tangguh tetapi barisan tunggal mereka rapuh.

Gambaran di atas membuktikan bahwa Indonesia tidak perlu merasa inferior terhadap lawan-lawan yang juga masuk dalam daftar unggulan di Thomas Cup 2026. Namun Indonesia juga mesti waspada terhadap lawan-lawan di luar kelompok yang telah disebutkan di atas.

Prancis dan Thailand jadi contoh ideal bahwa Indonesia juga tak boleh memandang rendah tim-tim yang di atas kertas memiliki kekuatan di bawah mereka.

Prancis punya deretan tunggal yang cukup merepotkan. Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov adalah tunggal anggota 20 besar. Jelas mereka punya kemampuan melawan Indonesia.

Sedangkan Thailand punya Kunlavut Vitidsarn di nomor tunggal dan Dechapol Puavaranukroh yang biasa ditarik ke ganda putra saat gelaran Thomas Cup.

Dua lawan itu yang jadi ujian awal bagi Indonesia di fase grup. Bila kedua lawan bisa dilewati Indonesia dengan mulus, rasanya Indonesia tak perlu ragu untuk membicarakan dengan lantang soal target juara.

(rhr) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2