Pelatih Chelsea Kecewa Dihajar Brighton: Saya Sakit Hati
Pelatih Liam Rosenior mengaku sakit hati setelah Chelsea digilas Brighton and Hove Albion dalam pertandingan pekan ke-34 Liga Inggris di Stadion Amex, Rabu (22/4) dini hari WIB.
Gol-gol kemenangan Brighton atas Chelsea tersebut dicetak Ferdi Kadioglu, Jack Hinshelwood, dan Danny Welbeck.
Kemenangan Brighton itu sekaligus memupuskan harapan Chelsea ke Liga Champions musim depan. Kini Brighton naik ke peringkat keenam klasemen, sedangkan Chelsea turun ke posisi tujuh.
Kekalahan itu menjadi pukulan telak bagi Liam Rosenior. Rosenior mengaku sakit hati karena dituduh menyerang saat melawan Brighton.
"Saya tidak pernah ingin melihat itu lagi. Malam yang paling sulit, bukan hanya di sini sejauh ini di klub sepak bola yang luar biasa ini, tetapi dalam karier saya. Beberapa hal yang saya saksikan hari ini, saya tidak pernah, sama sekali tidak pernah ingin melihatnya lagi," ujar Rosenior dikutip dari One Football.
"Di klub sepak bola mana pun, bahkan dituduh menyerah adalah hal yang tidak dapat diterima. Saya merasa sakit hati, saya merasa mati rasa, karena itu tidak mewakili saya atau klub sepak bola ini dengan cara apa pun dan itu harus berubah," tutur Rosenior menambahkan.
Pelatih asal Inggris itu berharap permainan Chelsea berubah saat melawan Leeds United pada babak semifinal Piala FA, akhir pekan nanti.
Rosenior terang-terangan tidak menerima kekalahan Chelsea dari Brighton. Dalam laga itu The Blues hanya melepaskan total enam tembakan, tetapi tidak satu pun yang tepat sasaran.
"Tidak bisa diterima dalam setiap aspek permainan. Sikap yang tidak dapat diterima. Saya terus membela para pemain, itu tidak dapat dibela, penampilan malam ini dengan cara gol yang kami kebobolan, jumlah duel yang kami kalahkan, kurangnya intensitas tim. Sesuatu perlu diubah secara drastis," ucap Rosenior.
"Kita perlu bercermin, saya perlu bercermin. Saya tidak bisa terus membela beberapa hal yang kita lihat."
(sry/jun)