Pelatih Megawati Komentari Panas di Laga Proliga: Bukan Capadocia

CNN Indonesia
Jumat, 24 Apr 2026 23:12 WIB
Pelatih JPE, Bulent Karslioglu, menyebut para pemainnya harus bergelut dengan suhu panas udara kala melakoni laga grand final Proliga 2026.
Jakarta Pertamina Enduro bermain menghadapi lawan dan suhu panas dalam laga final Proliga 2026. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Bulent Karslioglu, menyebut para pemainnya harus bergelut dengan suhu panas udara kala melakoni laga grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Kota Yogyakarta, Jumat (24/4).

Dalam pertandingan gim pertama format best of three itu, JPE menang 3-1 atas lawannya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Karslioglu dalam sesi jumpa pers selepas laga balik bertanya kepada wartawan mengenai suhu udara di dalam arena.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat Anda nonton di dalam, apakah normal suhunya? Saya sampai ganti baju karena basah [keringat]. Saya pelatih dan bisa Anda bayangkan para pemain? Bagaimana mereka bertarung di arena," kata pelatih asal Turki itu.

Karslioglu meyakini Megawati Hangestri cs, apalagi para legiun asingnya, bisa menunjukkan performa lebih baik apabila suhu udara lebih bersahabat. Pada akhirnya, mereka tetap memenangi gim pertama sekalipun sempat tumbang di set pertama.

"Memang ini bukan Cappadocia, tapi ada air conditioner, kan?" katanya sembari menyebut salah satu destinasi wisata di daerah dataran tinggi di Turki.

Diakui Karslioglu, timnya mengubah taktik usai kalah di set pertama demi membangun sistem permainan yang lebih efektif dan tentunya tidak bertumpu pada seorang pemain saja. Semua pemain punya perannya, termasuk opposite muda, Tina Syifa Sabila Salim yang juga ia turunkan malam ini.

Karslioglu turut menginstruksikan para pemainnya untuk selalu bermain sabar, terutama setiap kali Gresik Phonska terus mengekor poin JPE.

"Sabar. Ya kita juga ada [dalam Bahasa Turki] sabar, sama artinya [dalam Bahasa Indonesia], sabar," ucap Karslioglu.

Setter JPE, Tisya Amallya Putri juga melihat bermain sabar menjadi kunci kemenangan malam ini. Pesan Karslioglu itu telah tertanam di benak para pemain, sehingga mereka tetap mencoba tenang setiap kali memimpin maupun kala ketinggalan angka.

"Kunci kemenangannya kalau kita semua adalah sabar. Ketika kita meeting, yang ditulis paling besar tuh sabar. Kuncinya sabar. Kalau kita sabar, semuanya tuh akan berjalan dengan enak gitu," katanya.

"Terus tadi emang rada deg-degan juga sih kayak waduh mau tiap dapet poin satu, kesusul satu. Dapet poin satu kesusul satu tapi ya itu balik lagi Irina [Voronkova] pun, Irina, Coach Bulent semuanya tuh selalu ngingetin kayak sabar, sabar, sabar. Mau apapun kayak gimana pun bolanya yang penting sabar, ngasih bola pun sabar," pungkasnya.

JPE dan Gresik Phonska dijadwalkan kembali berduel di gim kedua pada Sabtu (25/4) besok. JPE bakal juara bila mampu memenangi pertandingan esok.

[Gambas:Video CNN]

(nva/kum/nva) Add as a preferred
source on Google