ANALISIS

Atletico vs Arsenal: The Gunners Jadi Korban Pembunuh Tim Raksasa?

Askar Fatih Robbani | CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2026 09:30 WIB
Atletico Madrid yang dikenal sebagai pembunuh harapan tim-tim raksasa akan bersua Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Champions.
Atletico Madrid punya potensi menjungkalkan Arsenal. (REUTERS/Marcelo del Pozo)

Untuk itu, meski performa Atletico naik turun, catatan keganasan mereka kala berhadapan dengan tim-tim besar patut menjadi perhatian serius bagi Arsenal.

Di kubu Arsenal, tim asal London Utara ini tengah membidik titik balik dalam musim yang penuh harapan. Target empat gelar yang dicanangkan di awal musim kini tersisa dua, setelah tersingkir dari Piala Liga Inggris dan Piala FA.

Artinya, kini tinggal Liga Inggris dan Liga Champions yang harus digenggam erat-erat oleh pasukan Mikel Arteta. Keduanya bak balon yang tak boleh meletus di tangan Meriam London.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan The Gunners di Liga Champions diprediksi tidak akan berjalan mudah. Atletico punya segudang pengalaman menundukkan tim-tim kelas atas.

Meski begitu, Arsenal memiliki keunggulan saat pernah bertemu Atletico di babak liga Liga Champions. Kala itu, Viktor Gyokeres dan kawan-kawan mampu menggilas Los Rojiblancos empat gol tanpa balas.

Walaupun catatan pertemuan terakhir berpihak kepada Arsenal, The Gunners tetap perlu waspada. Gaya bermain Atletico di bawah arahan Diego Simeone tergolong menyeramkan manakala mereka tampil rapi.

Kombinasi pertahanan rapat, aliran bola cepat, dan fighting spirit tinggi dari Giuliano Simeone beserta rekan-rekannya kerap membuat lawan kewalahan. Itulah identitas Atletico yang tak pernah pudar.

The Gunners pun disarankan tidak bermain dengan garis pertahanan yang terlalu tinggi. Pasalnya, sejumlah penggawa Atletico punya kecepatan yang mampu mengobrak-abrik lini belakang dengan umpan-umpan terobosan yang presisi.

Belum lagi, Atletico terkenal dengan kemampuan membangun serangan balik kilat setelah bertahan rapat. Komposisi pemain yang mumpuni menjadikan transisi mereka sebagai salah satu yang paling berbahaya di Eropa.

Atletico juga kini diperkuat oleh Ademola Lookman, rekrutan anyar dari Atalanta, yang dinilai sangat klop dengan sistem permainan Diego Simeone. Meski diragukan tampil di leg pertama akibat cedera otot, jika kembali fit di leg kedua, Lookman bisa menjadi ancaman nyata bagi Arsenal.

Dalam 18 penampilan bersama Atletico, Lookman telah mencatatkan tujuh gol dan empat assist.

Dengan segala bekal dan rekam jejak tersebut, bukan tidak mungkin Atletico akan mencapai final keempatnya di Liga Champions dan merenggut trofi Si Kuping Besar untuk pertama kalinya.

(jal) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2