Tim Indonesia Hancur di Thomas Cup, PBSI Minta Maaf
PBSI meminta maaf setelah tim Indonesia mencatatkan prestasi buruk di Thomas Cup 2026.
Kekalahan dari Prancis memulangkan tim Merah Putih. Gagal lolos dari fase grup, jadi coreng di muka bulu tangkis Indonesia.
Kalah 1-4 dari Prancis membuat Indonesia hanya finis di peringkat ketiga fase grup. Fajar Alfian dan kawan-kawan ada di bawah Thailand dan Prancis. Sama-sama meraih dua kemenangan, Indonesia kalah selisih kemenangan dibanding dua negara tersebut.
Indonesia untuk kali pertama dalam sejarah tidak bisa lolos ke perempat final.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyatakan permohonan maaf setelah Indonesia menorehkan hasil buruk.
"Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai," ujarnya dalam rilis PBSI.
Eng Hian juga menyatakan strategi memainkan tiga partai tunggal lebih dulu menguntungkan Prancis. Keberadaan Toma Junior Popov dan Christo Popov juga jadi keuntungan Prancis sehingga bisa fleksibel dalam menentukan susunan pemain.
Jonatan Christie, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani satu per satu menelan kekalahan yang memupuskan asa Indonesia angkat piala tahun ini.
Sementara kemenangan Fajar/Muhammad Shohibul Fikri menjadi penjaga muruah nama besar bulu tangkis Indonesia tak digunduli Prancis.
(nva/nva)