ANALISIS

Arsenal Boleh Bergelora, tapi Atletico Bisa Datang Membawa Luka

Askar Fatih Robbani | CNN Indonesia
Selasa, 05 Mei 2026 08:00 WIB
Arsenal kini sedang dalam euforia di Premier League, namun Atletico Madrid bisa saja datang membawa luka di Liga Champions.
Atletico Madrid bisa jadi bukan tipe tamu sopan yang disukai Arsenal. (AFP/JAVIER SORIANO)

Arsenal tak sepatutnya menganggap enteng Atletico Madrid. Bermain di kandang sendiri memang jadi keuntungan, tapi bukan Los Colchoneros namanya jika hadir tanpa ancaman dan kejutan.

Pasukan Diego Simeone sudah teruji sebagai pembunuh raksasa di musim ini. Barcelona, Inter Milan, hingga Real Madrid sudah merasakan kepedihan dikalahkan Los Rojiblancos.

Jika Arsenal kini masuk dalam deretan raksasa yang menjadi incaran Atletico, maka sudah sepantasnya Mikel Arteta dan anak asuhnya tetap bersiaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Liga Spanyol, peluang Atletico merebut gelar juara sudah tertutup rapat. Dengan situasi seperti itu, Liga Champions menjadi satu-satunya jalan yang tersisa bagi Simeone dan pasukannya untuk berpesta.

Motivasi setinggi itu tentu menjadi bahan bakar berbahaya. Tim yang sudah tak punya pilihan lain kerap tampil dengan determinasi yang sulit dibendung.

Meski begitu, ada sedikit masalah di dapur Atletico Madrid jelang laga ini. Sederet pemain penting seperti Alexander Sorloth, Giuliano Simeone, dan Julian Alvarez tidak dibawa ke pertandingan kontra Valencia akhir pekan lalu.

Menurut data Sofascore, ketiga pemain tersebut diragukan bisa tampil saat bentrokan di Emirates. Jika benar ketiganya absen, tentu ini menjadi berita baik bagi Arsenal.

Namun begitu, bisa saja Simeone menyimpan tiga pemain kunci tersebut bukan karena cedera, melainkan diistirahatkan jelang lawatan genting ke 'Gudang Meriam'.

Melihat statistik leg pertama, kedua tim bersaing ketat. Skor imbang 1-1 juga lahir dari dua gol yang sama-sama tercipta lewat titik putih, bukan dari permainan terbuka.

Penguasaan bola pun nyaris seimbang. Atletico sedikit lebih dominan dengan 52 persen berbanding 48 persen milik Arsenal.

Kesengitan itu pula yang diprediksi akan kembali tersaji di Emirates Stadium. Kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar untuk merebut tiket final lantaran keduanya belum pernah sekali pun menjadi kampiun Liga Champions.

Bagi Arsenal, ini bukan sekadar laga semifinal. Ini adalah kesempatan emas mengejar dua gelar bergengsi di depan mata: Liga Champions dan Liga Inggris.

Arteta membangun Arsenal yang lapar gelar. Memimpin klasemen Premier League sekaligus satu langkah dari final UCL adalah pencapaian yang menuntut diselesaikan dengan maksimal.

Emirates akan membara. Meriam siap ditembakkan. Arsenal seperti punya segalanya untuk menang, tapi Atletico bukan tim kemarin sore yang tanpa siasat jitu menghadapi lawan bernama besar.

(nva) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2