Kejanggalan Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Kembali Menggema
Jauh sebelumnya, The Athletic, media olahraga yang terafiliasi dengan The New York Times, juga mempertanyakan kelolosan Arab Saudi dan Qatar ke Piala Dunia 2025 lewat laga fase keempat kualifikasi.
Status penunjukkan tuan rumah juga menjadi sorotan. Dikaji dari regulasi kompetisi, status tuan rumah Arab Saudi dan Qatar dinilai mencurigakan.
Penunjukan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah disebut tidak transparan. Asosiasi sepak bola Asia (AFC) menetapkan Arab dan Qatar sebagai tuan rumah lewat rilis resmi sebelum undian fase keempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rilis ini dibuat sepihak, sebab negara seperti Indonesia, Irak, dan Uni Emirat Arab mengajukan diri sebagai calon tuan rumah. Karena itu Indonesia, Irak, dan Uni Emirat Arab protes.
The Athletic juga menyoroti jadwal pertandingan yang mengenakkan tuan rumah. Arab Saudi dan Qatar sama-sama punya waktu jeda antarlaga selama enam hari. Sementara tim lawan hanya berselang tiga hari.
Para pelatih, dari Oman, Indonesia, Irak, dan Uni Emirat Arab juga mengeluh dengan jadwal ini. Para pelatih ini menilai setiap tim sewajarnya dapat waktu rehat yang sama.
Karena itu pula The Athletic mengajukan permintaan wawancara kepada AFC dengan melampirkan beberapa pertanyaan. Namun permohonan itu belum direspons AFC.
Terakhir, The Athletic menyebut situasi di AFC saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dari beberapa sumber yang enggan disebut namanya, disebut kepercayaan atas AFC mulai menurun.
"Beberapa pejabat negara anggota AFC, yang berbicara secara anonim, menyatakan kekhawatiran meningkat terhadap dominasi politik dan ekonomi negara-negara Teluk di AFC," tulis Athletic.
(nva) Add
as a preferred source on Google