Veda Ega Beberkan Strategi Sukses Finis di Posisi 4 Moto3 Prancis
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama membeberkan strategi balapan yang diterapkan saat finis keempat dalam Moto3 Prancis 2026.
Awalnya, Veda mengakui, tak begitu optimistis dalam balapan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/5). Perasaan ini muncul setelah Veda sempat hampir terjatuh saat balapan.
"Saat pemanasan, saya hampir terjatuh dan sebelum balapan saya sedikit takut karena kondisi ini benar-benar sulit, terutama untuk balapan Grand Prix basah pertama saya."
"Jadi sebelum start, target saya hanyalah menyelesaikan balapan dan membawa pulang beberapa poin untuk tim," ucap Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia, Senin (11/5).
Seiring berjalannya balapan, Veda bisa mengendalikan diri. Dari start di posisi ke-17, perlahan tapi pasti pemuda asal Gunungkidul ini bisa naik ke barisan depan.
"Di awal saya kehilangan beberapa posisi karena ada momen berbahaya di depan, tetapi setelah itu saya mulai merasa lebih nyaman lap demi lap. Saya mencoba untuk tetap tenang," ujarnya.
"Tidak terlalu agresif dan juga tidak terlalu berhati-hati, hanya menemukan ritme yang tepat. Saya melihat banyak pembalap terjatuh dan saya mencoba untuk memanfaatkan situasi."
Pada lap-lap terakhir balapan, Veda melihat ada peluang berada di lima besar. Kesempatan itu tidak ia sia-siakan. Dengan pertimbangan matang, Veda menarik gasnya dalam-dalam.
"Pada akhirnya saya mencoba untuk mengejar kelompok podium, tetapi ban belakang turun drastis di lap-lap terakhir," kata Veda mengisahkan perjuangannya di Le Mans.
"Bagaimanapun, finis di posisi ke-4 di Grand Prix Moto3 basah pertama saya adalah hasil yang sangat positif bagi saya dan tim. Saya ingin berterima kasih kepada semua," ucapnya.
(abs/rhr)