Pelatih Yordania Nantikan Pengalaman Unik Lawan Messi di Piala Dunia

CNN Indonesia
Kamis, 14 Mei 2026 02:25 WIB
Yordania berharap Lionel Messi tampil memperkuat Argentina di Piala Dunia 2026. (AFP/JULIO PACHECO NTELA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Yordania Jamal Sellami menantikan pengalaman unik menghadapi Lionel Messi bersama skuad Argentina di fase grup Piala Dunia 2026.

Yordania tergabung di Grup J Piala Dunia 2026 bersama Argentina, Aljazair, dan Austria pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Mentas di Piala Dunia merupakan momen bersejarah bagi Yordania. Ini merupakan pengalaman pertama mereka tampil di turnamen sepak bola paling wahid tersebut.

Sellami berharap Messi ikut ambil bagian di Piala Dunia 2026 bersama Argentina.

"Tentu saja kami berharap Messi akan hadir karena dari berita yang beredar sekarang belum ada konfirmasi Messi tampil atau tidak. Saya berharap dia main karena dia masih jadi ikon sepak bola dan akan menjadi pertandingan yang sangat menarik," kata Sellami di laman resmi FIFA.

"Ini adalah pertandingan yang kami harapkan akan menjadi penentu nasib kami di babak selanjutnya di Piala Dunia 2026," ujarnya menambahkan.

Sellami bahkan sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Messi dan skuad Argentina.

"Menghadapi Messi adalah pengalaman yang unik. Ini merupakan tantangan besar bagi para pemain kami dan kami sendiri sudah memiliki persiapan khusus untuk setiap tahap karena sebelum pertandingan melawan Argentina, kami memiliki dua pertandingan penting lainnya. Pertandingan melawan Messi akan membutuhkan persiapan khusus," ujarnya.

Sellami mengakui, tampil di Piala Dunia 2026 adalah pencapaian terbesar baginya dan Yordania. Ini merupakan momen unjuk gigi para pemain Yordania di panggung global.

"Ini adalah kesempatan bagi setiap pemain, setiap pelatih, dan setiap negara, untuk menunjukkan karakter, budaya, dan ambisi mereka."

"Berada di Piala Dunia adalah kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa kami lolos dari Asia, dan kami juga pantas untuk membuktikan sepak bola Yordania," tutur pelatih 55 tahun itu.

(jun/jun/abs)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK