UFC: Penderitaan Khamzat Chimaev Saat Pangkas Bobot Tubuh Diungkap
Saudara Khamzat Chimaev, Artur mengungkapkan penderitaan yang dialami oleh Khamzat Chimaev saat memangkas bobot tubuhnya untuk persiapan menghadapi Sean Strickland dalam duel perebutan sabuk juara kelas menengah UFC.
Artur menyebut Chimaev awalnya dalam program bulking karena punya rencana untuk bertarung melawan Jiri Prochazka. Namun duel tersebut batal terlaksana karena Prochazka memiliki agenda untuk mempertahankan sabuk light heavyweight.
Chimaev lalu dijadwalkan menghadapi Strickland untuk mempertahankan sabuk kelas menengah yang baru saja ia menangkan. Di sinilah awal masalah itu kemudian terjadi. Bobot Chimaev ada di angka 104kg sebelum keputusan duel lawan Strickland terjadi.
Setelah momen itu, Chimaev masih punya bobot 97kg yang berarti ia harus memangkas 13kg lagi agar bisa masuk batas bobot tubuh kelas menengah ketika timbang badan dilakukan.
"Ada masalah dengan proses pemangkasan bobot tubuh. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah membatalkan pertarungan atau mengambil risiko."
"Ketika masih kurang 1,2kg lagi, tubuhnya melemah, ia kekurangan oksigen," kata Artur pada Sport RU, seperti dikutip dari Give Me Sport.
Masalah itu terus berlangsung hingga timbang badan usai. Setelah berhasil masuk batas bobot tubuh kelas menengah, dia hanya bisa menambah bobot tubuhnya sebesar 5-6kg.
"Tubuhnya tidak berfungsi [seperti biasanya]. Kami harus berhenti selama satu jam karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk melanjutkan."
"Khamzat juga berkata bahwa dia tidak tahu cara bertarung dengan kondisi seperti itu. Saat jelang pertarungan, dia hanya bisa menambah bobot tubuhnya sebanyak 5-6kg," ucap Artur.
Chimaev dan Strickland menjalani pertarungan sengit. Setelah dominan lewat ground fight di ronde pertama, Chimaev kesulitan melakukan take down di ronde kedua. Pertarungan lalu lebih banyak diisi tukar pukulan dalam posisi stand up fight. Chimaev kemudian dinyatakan kalah lewat split decision.
"Kami sudah meminta rematch dengan Strickland. Ada event [UFC] di Abu Dhabi di Oktober, dan kami ingin melakukannya di sana."
"Khamzat bukan tipe orang yang akan hengkang ke kelas lainnya dan meninggalkan pertanyaan yang belum terjawab di belakang. Kami ingin pertarungan kedua. Saat ini, kami tak punya rencana lainnya [selain rematch]," tutur Artur.
(ptr/sry)