Jorge Martin Ngamuk di Paddock usai Crash di MotoGP Catalunya

CNN Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 07:21 WIB
Jorge Martin kecewa setelah kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 dan gagal finis. Insiden beruntun menyebabkan dua red flag dan kemarahan di garasi Aprilia.
Jorge Martin ngamuk usai mengalami crash di MotoGP Catalunya. (AFP/EVARISTO SA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jorge Martin tak mampu menyembunyikan kekesalannya setelah alami kecelakaan dan gagal finis di pertengahan balapan MotoGP Catalunya 2026.

Balapan yang berlangsung di Sirkuit Barcelona, Catalunya, diwarnai dua kali red flag akibat kecelakaan serius yang menimpa para pembalap.

Kecelakaan pertama terjadi di lap ke-12. Insiden ini membuat Alex Marquez mengalami kecelakaan mengerikan hingga ban motornya terlepas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan tersebut membuat red flag berkibar dan Marquez tak mampu melanjutkan balapan. Setelah ditunda beberapa saat, balapan kembali dilanjutkan.

Tak lama setelah restart, red flag kembali dikibarkan setelah Francesco Bagnaia terjatuh lantaran ditabrak dari belakang oleh Johann Zarco.

Selepas red flag kedua, balapan dimulai dari lap ke-13. Acosta kembali memimpin, tetapi tak lama kemudian giliran Martin yang terjatuh akibat terjadi kontak dengan Raul Fernandez.

Kedua pembalap terjatuh dan gagal finis, tetapi kali ini tak ada red flag yang dikibarkan. Martin tampak kecewa saat menuju paddock atau garasi Aprilia.

Setibanya di garasi, Martin meluapkan kemarahannya kepada kru Aprilia. Ia melakukan gestur tepuk tangan sebelum marah-marah kepada segenap kru, termasuk mendorong Paolo Bonora dan Massimo Rivola yang mencoba menenangkannya.

"Saya pergi untuk meminta maaf kepada Paolo Bonora karena saya telah mendorongnya. Ini sama sekali tidak perlu," kata Martin dikutip Crash.

"Saya sudah mencari di kantornya tetapi dia tidak ada di sana, jadi saya mau mencarinya sekarang," ujar Martin menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(jun) Add as a preferred
source on Google