Piala Dunia 1966: Football is Coming Home, Inggris Juara

CNN Indonesia
Jumat, 22 Mei 2026 17:05 WIB
Timnas Inggris mengalahkan Jerman dalam laga sengit di final Piala Dunia 1966. (AFP/STAFF)
Timnas Inggris mengalahkan Jerman dalam laga sengit di final Piala Dunia 1966. (AFP/STAFF)

Final digelar pada 30 Juli 1966 di Stadion Wembley di hadapan 97.000 penonton. Jerman Barat unggul lebih dulu ketika Helmut Haller mencetak gol di menit ke-12 setelah memanfaatkan clearance Ray Wilson yang kurang sempurna.

Inggris segera membalas enam menit kemudian lewat sundulan Geoff Hurst, diawali umpan panjang sempurna dari kapten Bobby Moore. Martin Peters kemudian menambah keunggulan Inggris menjadi 2-1 di menit ke-78 setelah memanfaatkan bola liar dari tembakan Hurst.

Namun drama belum berakhir. Jerman Barat menyamakan kedudukan di menit ke-89 lewat Wolfgang Weber yang menusuk bola dari kemelut di depan gawang, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di babak tambahan waktu, Alan Ball tampil energik dan terus menekan pertahanan Jerman yang kelelahan. Ia mengirim umpan untuk Hurst di menit ke-98 yang kemudian melepas tembakan keras ke arah gawang.

Bola membentur mistar dan jatuh tepat di garis gawang. Momen itu langsung menjadi kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Wasit Gottfried Dienst berkonsultasi dengan hakim garis Tofik Bakhramov dari Azerbaijan yang kemudian mengesahkannya sebagai gol.

Keputusan itu disaksikan sekitar 400 juta penonton televisi di seluruh dunia. Hurst kemudian mengunci kemenangan dengan gol ketiganya di menit akhir tambahan waktu untuk mencetak hattrick.

Hurst menjadi satu-satunya pemain yang mencetak hattrick di final Piala Dunia selama 56 tahun, hingga rekornya disamai Kylian Mbappe di final Piala Dunia 2022 di Qatar. Bobby Moore juga mencatatkan dua assist dalam laga final itu. Prestasi itu hanya disamai Pele di final Piala Dunia 1970.

Inggris pun berhak mengangkat trofi Jules Rimet, piala yang sempat dicuri sebelum turnamen dan ditemukan oleh seekor anjing bernama Pickles di semak-semak di London Selatan.

(afr/nva) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2