Piala Dunia 1990: Pembalasan Jerman Barat, Sejarah untuk Beckenbauer

CNN Indonesia
Kamis, 28 Mei 2026 11:06 WIB
Jerman Barat juara Piala Dunia untuk kali ketiga pada 1990 usai kalahkan Argentina. (AFP PHOTO / STAFF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jerman Barat membalaskan kekalahan dari Argentina pada final 1986 sekaligus meraih gelar ketiga di Piala Dunia 1990.

Piala Dunia 1990 di Italia berlangsung di tengah momen bersejarah bagi Jerman, yakni runtuhnya Tembok Berlin pada 1989 yang menjadi pertanda reunifikasi dua Jerman yang tinggal menghitung hari.

Perjalanan Jerman Barat menuju Italia sempat dramatis. Mereka harus mencetak dua gol dalam 23 menit terakhir pada babak kualifikasi melawan Wales untuk memastikan tiket ke turnamen. Gol dari Rudi Voller dan Thomas Hassler menyelamatkan muka dua kali juara dunia itu.

Di Italia, Jerman Barat langsung tampil dominan sejak fase grup dengan kemenangan atas Yugoslavia dan Uni Emirat Arab. Lothar Matthaeus, yang di Piala Dunia 1986 bertugas menjaga Maradona, kali ini dibebaskan memimpin serangan dan mencetak tiga gol dalam dua laga pertama.

Tim asuhan Franz Beckenbauer tersebut memiliki skuad yang matang untuk Piala Dunia 1990, sebagian besar pemainnya jadi andalan Jerman Barat dalam beberapa tahun. Statistik itu berbeda jauh dibandingkan dengan Argentina yang sebagian pemainnya memiliki caps dan menit bermain yang minim.

Argentina datang sebagai juara bertahan namun bukan lagi tim terkuat 1986. Diego Maradona menghadapi turnamen ini dalam kondisi lutut cedera, sementara rekan-rekannya, kecuali Claudio Caniggia, jauh dari performa puncak turnamen sebelumnya.

Di fase grup, Argentina bahkan finis di posisi ketiga di bawah Kamerun dan Rumania. Perjalanan Argentina ke babak final sejak awal sudah penuh ganjalan dan lebih banyak mengandalkan taktik bertahan serta diuntungkan lewat adu penalti.

Jerman Barat melaju dengan mulus di babak 16 besar dengan mengalahkan Belanda 2-1 dalam laga yang diwarnai insiden meludah Frank Rijkaard kepada Rudi Voller. Kemenangan itu sekaligus membalas kekalahan di semifinal Euro 1988.

Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>

Franz Beckenbauer Cetak Rekor Unik


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :