Bezzecchi Mengaku Tertekan Saat Menangkan MotoGP Italia
Marco Bezzecchi mengaku tertekan dalam gelaran MotoGP Italia sampai akhirnya ia mengaku merasakan hal luar biasa ketika berhasil memenangkannya.
Bezzecchi menyebut bahwa dirinya sudah merasakan tekanan tersebut sejak hari Kamis (29/5) ketika sesi konferensi pers digelar. Sebagai pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dan level performa Aprilia yang sedang di atas, harapan pada Bezzecchi jauh lebih besar dibanding musim-musim sebelumnya.
"Sejak hari Kamis, tekanan sudah tinggi, penggemar benar-benar luar biasa, namun tanggung jawab yang ada juga sangat besar karena semua orang berkata pada saya,'Kamu harus menang!'," tutur Bezzecchi seperti dikutip dari Crash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pertama kalinya saya sangat merasakan tekanan namun di saat bersamaan juga sangat memberi energi karena banyaknya orang yang memberikan dukungan pada saya. Jadi saya bekerja keras untuk mencapai ini dan ini rasanya seperti mimpi yang jadi nyata," kata Bezzecchi menambahkan.
Bezzecchi menjalani pertarungan sengit melawan Jorge Martin dan Pecco Bagnaia. Setelah bisa merebut kembali posisi terdepan, Bezzecchi mengaku merasa tegang karena harus bisa mempertahankan konsentrasi seiring gemuruh penonton yang makin bisa ia rasakan.
Sejujurnya, sangat sulit di dua lap terakhir karena saya mulai bisa melihat dari sudut mata saya, orang-orang yang ada di tribune, yang ada di rumput, terus bersorak."
"Untuk bisa mempertahankan konsentrasi terbilang berat, tetapi begitu saya melintasi garis finis, perasaan yang ada sungguh luar biasa," ucap Bezzecchi.
Bezzecchi saat ini jadi pemuncak klasemen MotoGP Italia dengan koleksi 173 poin. Jorge Martin ada di peringkat kedua dengan catatan 156 poin sedangkan Fabio Di Giannantonio ada di posisi ketiga dengan 134 poin.
(ptr) Add
as a preferred source on Google