8 Aturan Baru Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Selasa, 02 Jun 2026 11:24 WIB
Chilean referee Roberto Tobar checks the VAR to show the red card to Paraguay's Fabian Balbuena after a foul on Brazil's Roberto Firmino on the border of the area during their Copa America football tournament quarter-final match at the Gremio Arena i
VAR mendapat porsi tambahan dalam mengintervensi keputusan wasit lapangan. (Juan MABROMATA / AFP)

4. Pergantian Pemain

Pemain hanya memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan ketika papan pergantian pemain muncul di pinggir lapangan. Pemain harus meninggalkan lapangan di titik terdekat pada garis batas lapangan pertandingan.

Jika pemain yang diganti tidak meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik, maka pemain pengganti hanya bisa masuk pada penghentian laga pertama setelah satu menit berlalu.

Terdapat pengecualian dalam aturan ini, yakni ketika ada cedera pemain, dan masalah terkait keselamatan dan keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5. Perawatan Cedera di Luar Lapangan

Pemain yang cedera harus meninggalkan lapangan selama satu menit setelah pertandingan dimulai jika staf medis masuk lapangan untuk merawat mereka.

Aturan ini tidak berlaku bila penjaga gawang yang mengalami cedera, atau ada benturan antara penjaga gawang dan pemain lain, benturan antar rekan satu tim yang membutuhkan perhatian, cedera parah (seperti cedera kepala atau gegar otak), atau ketika pemain yang cedera akan mengambil tendangan penalti.

Cremonese's Indonesian goalkeeper #01 Emil Audero sustains an injury after the explosion of a flare on the pitch during the Italian Serie A football match between US Cremonese and Inter Milan at the Giovanni Zini Stadium in Cremona, northern Italy, on February 1, 2026. (Photo by Piero CRUCIATTI / AFP)Akan ada aturan khusus terkait cedera kiper pada ajang sepak bola pada musim 2026/2027 yang akan mulai diterapkan di Piala Dunia 2026. (Photo by Piero CRUCIATTI / AFP) 

6. Cedera Penjaga Gawang

Jika kiper sedang mendapat perawatan di lapangan, pemain dari kedua kesebelasan tidak boleh meninggalkan lapangan untuk berkomunikasi dengan pelatih.

7. VAR (Video Assitant Referee)

VAR sat ini bisa digunakan dalam insiden-insiden dalam beberapa situasi seperti mengintervensi keputusan wasit lapangan yang dianggap keliru dalam memberi kartu kuning kedua, kesalahan mengenali pemain, dan sepak pojok.

8. Jeda Turun Minum di Tengah Babak

Akan ada 'jeda hidrasi' selama tiga menit di setiap babak dalam setiap pertandingan. Rehat itu dilakukan pada sekitar pertengahan babak (menit ke-22). Wasit diberikan fleksibiliatas dalam menentukan waktu jeda. Misalnya ada seorang pemain cedera dan membutuhkan perawatan pada menit ke-20, maka wasit bisa memberi arahan untuk jeda hidrasi.

(nva/nva) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2