Terima Kasih Telah Mengikuti Live Report CNNIndonesia.com
Terima kasih telah mengikuti live report Timnas Indonesia vs Oman. Sampai jumpa dalam live report selanjutnya.
Timnas Indonesia menjalani laga pertama pada FIFA Matchday Juni 2026 dengan menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6) malam.
Terima kasih telah mengikuti live report Timnas Indonesia vs Oman. Sampai jumpa dalam live report selanjutnya.
Timnas Indonesia memastikan kemenangan 3-0 atas Oman dalam laga FIFA Matchday, Jumat (5/6).
Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen menjadi pencetak gol tim Merah Putih. Emil Audero patut dapat acungan jempol. Rizky Ridho dan kawan-kawan tampil apik.
Sepakan jarak jauh pemain Oman masih bisa diamankan Emil Audero. Gawang Indonesia tidak kebobolan.
Perubahan peta permainan pada menitk-menit akhir membuat gawang Indonesia beberapa kali berada dalam ancaman.
Timnas Indonesia bermain bertahan, menanti serangan Oman sembari sigap membendung pergerakan yang membahayakan.
Kevin Diks, Joey Pelupessy, dan Elkan Baggott menjadi pemain kunci dalam pertahanan Indonesia pada menit-menit akhir ini.
Memasuki menit ke-80, John Herdman melakukan tiga pergantian pemain. Saddil Ramdani kembali merasakan atmosfer berlaga membela Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra menambah caps, dan Mathew Baker mencatatkan caps perdana.
Saddil, Mauro, dan Mathew menggantikan Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Rizky Ridho.
Melewati menit ke-75, Oman mencoba tampil lebih galak. Rizky Ridho cs tidak keder. Reaksi pemain-pemain Indonesia menanggapi Oman yang lebih agresif cukup tenang.
Bahkan transisi dari bertahan ke menyerang Indonesia tetap menyengat dan menghasilkan peluang.
Ole Romeny menjadi salah satu dari trio penyerang dalam starting line up Timnas Indonesia saat melawan Oman. (CNNINdonesia/Adi Maulana Ibrahim) |
Tempo pertandingan terlihat agak menurun dibandingkan pada babak pertama. Oman mencoba mengimbangi penguasaan bola, sementara Indonesia tetap menjaga bobot permainan.
Sepakan pemain Oman yang mengenai salah seorang rekannya membuat bola bergerak parabola. Si kulit bulat kemdian menukik tajam dan kemudian mengenai mistar. Emil Audero menunjukkan kesigapan.
Timnas Indonesia masih menjaga kualitas permainan. Oman mencoba melakukan perubahan, tetapi bisa diredam dengan baik oleh skuad Garuda.
Situasi ini masih cukup mirip seperti pada babak pertama.
Ragnar Oratmangoen mencetak gol ketiga Indonesia ke gawang Oman. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto) |
Ragnar Oratmangoen menuntaskan umpan dari Ivar Jenner di sisi kanan. Upaya pertama ditepis kiper, tapi Ragnar tidak menyerah. Bola rebound disikat lagi dan akhirnya masuk ke gawang.
Indonesia memimpin 3-0.
Oman sempat membuat huru-hara di kotak penalti Indonesia. Berawal dari Rizky Ridho dan Elkan Baggott yang lama menguasai bola, pemain Oman bisa mencuri kesempatan. Peluang Oman patah di tangan Emil.
Berselang hitungan detik, Indonesia menguasai bola. Dony Tri yang baru masuk melakukan pergerakan cut inside. Sepakan Dony ditepis kiper Oman.
Calvin Verdonk masuk menggantikan Beckham Putra dan mengisi tempat di posisi penyerang sayap kanan.
Oman mencoba melakukan serangan cepat setelah merebut bola dari penguasaan Indonesia. Zahir Sulaiman mencoba melepas tembakan. Bola mengangkasa alias off target.
Nathan Tjoe-A-On mendapat kartu kuning karena mendorong Amjad Abdullah yang sebelumnya sempat berselisih dengan Kevin Diks.
Pemain-pemain di bangku cadangan Indonesia sempat berdiri dan mendekati 'TKP' yang berada tepat di depan mereka.
Situasi bisa terkendali lagi. Laga berlanjut.
Laga Timnas Indonesia vs Oman memasuki babak kedua.
Pemain muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, masuk menggantikan Justin Hubner. Pada babak pertama Hubner, yang mencetak gol pembuka Indonesia, sempat mengalami masalah.
Dony Tri Pamungkas menjadi pemain pengganti pada laga Indonesia vs Oman. (ANTARA FOTO/FAUZAN) |
Keunggulan 2-0 terbilang nyaman, namun ada deretan pemain di bangku cadangan yang layak mendapat menit bermain. Apakah Calvin Verdonk, Dony Tri, Rayhan Hannan, atau Mathew Baker dapat menit bermain?
Kemampuan menyerang dan menciptakan peluang dituntaskan dengan penyelesaian akhir yang mengundang decak kagum.
Kemampuan Hubner mencari ruang kosong tanpa pengawalan dan 'mengokang' sundulan sehingga membuat bola bersarang di gawang Oman menunjukkan kapasitas sebagai bek kelas Eropa.
Pressing yang berujung gol Ole Romeny juga menegaskan kualitas pemain Oxford United itu untuk urusan finishing. Fisik kuat, skill, dan ketenangan ada di dalam diri Ole.
Performa Timnas Indonesia pada babak pertama bisa masuk kategori apik. Menyerang dan bertahan sama baiknya. Aksi individu dan kolektif Rizky Ridho dan kawan-kawan membuat Oman kelimpungan.
Tentu John Herdman tidak bisa melupakan 45 menit kedua. Apakah akan ada gol ketiga untuk Indonesia atau Oman yang memangkas jarak?
Emil Audero punya sumbangsih nyata atas keunggulan 2-0 Indonesia atas Oman pada babak pertama. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S) |
Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Oman hingga 45 menit pertama bubar. Timnas Indoensia yang tampil dominan dalam penguasaan bola bisa memanfaatkan peluang dengan baik.
Justin Hubner mencetak gol pertama, dan Ole Romeny memperlebar skor.
Satu lagi yang tidak bisa dilupakan adalah Emil Audero menggagalkan penalti pemain Oman, Hatem Sultan.
Keunggulan 2-0 atas Oman yang menduduki peringkat ke-79 dengan permainan yang cukup meyakinkan bisa jadi membuat suporter Indonesia senyum semringah.
Aksi Ole Romeny kembali menghasilkan gol untuk Timnas Indonesia. Gawan Oman jadi target. (CNNIndonesia/Adi Maulana Ibrahim) |
Justin Hubner melakukan tekel kepada Amjad Abdullah pada menit ke-37. Wasit menunjuk titik putih. Hatem Sultan yang menjadi eksekutor mengarahkan bola ke kanan. Emil Audero bisa membaca arah bola dan melakukan tepisan.
Gawang Indonesia aman. Tidak ada gol. Indonesia masih memimpin 2-0.
Pemain-pemain Timnas Indonesia bermain dengan rapi dan solid, baik ketika menguasai bola atau ketika kehilangan si kulit bulat.
Jarak antarlini, ketenangan, dan komunikasi jadi hal yang terus dijaga skuad Merah Putih selama 36 menit.
Sejauh ini Timnas Indonesia sudah melepaskan lima tembakan dengan perincian tiga mengarah ke gawang dan dua melenceng.
Emil Audero menunjukkan diri sebagai kiper yang berkelas. Saat Indonesia unggul 2-0, Oman pun terpantik mencetak gol balasan. Sepakan dari luar kotak penalti bisa diamankan Emil.
Keamanan terjamin ketika Emil bermain.
Ole Romeny memanfaatkan kesalahan pemain lawan yang gagal menghalau bola dengan sempurna. Bola justru mengarah ke dekat kotak penalti Oman. Ole berupaya melakukan sprint dan berakselerasi sebelum melepaskan tembakan ke gawang Oman.
Kiper Ahmed Faraj tidak bisa mengamankan bola yang meluncur mulus ke gawang.
Emil Audero seperti tak mau ketinggalan momen. Saat rekan-rekannya yang berposisi sebagai bek, gelandang, dan penyerang unjuk kebolehan dengan mengurung pertahanan lawan, kiper Como itu juga menampilkan aksi cekatan di bawah mistar.
Upaya lawan melepas operan ke kotak penalti pada menit ke-24 diamankan Emil dengan tangkapan.
Seperti tak terbuai dengan keunggulan, pemain-pemain Indonesia tidak mau memberi ruang bagi Oman untuk merespons.
Skuad Garuda tidak mau teledor dan tetap menunjukkan semangat berjuang.
Indonesia masih tampak unggul dalam penguasaan bola. Oman masih belum bisa keluar dari tekanan.
Justin Hubner mencetak gol ke gawang Oman. (dok. PSSI) |
Upaya Oman untuk membangun serangan berulang kali gagal lantaran intersep-intersep yang dilakukan Timnas Indonesia di berbagai lini.
Justin Hubner mencetak gol melalui sundulan. Bek Fortuna Sittard itu memanfaatkan umpan bola mati Nathan Tjoe-A-On dari sisi kiri.
Indonesia memimpin 1-0 pada menit ke-13. Start yang bagus, awal mula yang cukup meyakinkan.
Sebuah serangan dari sayap kanan hasil kolaborasi Kevin Diks dan Rizky Ridho menghasilkan sebuah umpan matang dari Ridho untuk Nathan Tjoe-A-On.
Sundulan Nathan dari jarak dekat masih bisa dihalau salah satu pemain lawan. Tidak ada perubahan skor.
Oman langsung mempraktikkan drama-drama khas kesebelasan Asia Barat yang gemar diving. Selain itu Oman juga mencoba menekan saat tidak memegang bola. Ketika mendapat bola mati pun, skuad Al Ahram ini juga berupaya keras memaksimalkan kesempatan.
as a preferred