Piala Dunia 2010: Piala Dunia di Afrika, Spanyol Cetak Sejarah
Tiki-taka Spanyol bekerja dengan cara yang membuat lawan kehabisan tenaga sebelum kebobolan. Penguasaan bola tinggi dengan umpan-umpan pendek cepat di setiap lini membuat tim lawan berlari lebih jauh dan berkonsentrasi lebih lama hingga akhirnya melakukan kesalahan. Spanyol tak pernah memenangkan satu pun laga dengan lebih dari satu gol, namun mereka juga nyaris tidak pernah terancam.
Di sisi lain, Belanda melaju ke final untuk pertama kalinya sejak 1978 dengan membekuk Uruguay 3-2 di semifinal. Giovanni van Bronckhorst membuka keunggulan lewat tembakan jarak jauh yang memukau. Setelah itu Wesley Sneijder dan Arjen Robben yang mengamankan tiket ke Berlin bagi Belanda.
Final berlangsung pada 11 Juli di Soccer City, Johannesburg, dihadiri 84.490 penonton. Begitu peluit ditiup wasit, Belanda memilih strategi fisik dan keras yang jauh dari permainan indah yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wasit Howard Webb dari Inggris menghadapi ujian berat ketika Nigel de Jong melancarkan tendangan tinggi ke dada Xabi Alonso di menit ke-28. Webb hanya mengeluarkan kartu kuning untuk tindakan yang oleh banyak pihak seharusnya berbuah kartu merah.
Sembilan puluh menit berlalu tanpa gol. Di babak tambahan waktu, Belanda kehilangan Johnny Heitinga yang diusir setelah menerima kartu kuning kedua. Spanyol semakin mendominasi dengan keunggulan jumlah pemain dan terus memutar bola hingga celah terbuka.
Gol penentu tiba di menit ke-116 ketika Jesus Navas membuka ruang dari sayap kanan sebelum umpannya diterima Cesc Fabregas. Fabregas mengarahkan bola kepada Andres Iniesta yang menyambut dengan tembakan keras berbelok melewati kiper Maarten Stekelenburg. Spanyol unggul 1-0 dan bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.
Sebuah momen dalam final Piala Dunia 2010 ketika Nigel De Jong menendang Xabi Alonso. (Photo by CARL DE SOUZA / AFP) |
Spanyol pun menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Mereka juga menjadi tim Eropa pertama yang menjuarai Piala Dunia di luar Eropa. Gelar itu melengkapi dominasi Negeri Matador sebagai pemegang gelar Euro 2008 sekaligus Piala Dunia 2010.
Turnamen 2010 juga mencatat beberapa kejutan besar. Italia selaku juara bertahan tersingkir di fase grup setelah kalah dari Slovakia. Prancis pulang dalam keadaan lebih buruk setelah para pemain menolak naik bus latihan sebagai bentuk protes terhadap pelatih Raymond Domenech. Argentina yang dilatih Maradona dihancurkan Jerman 0-4 di perempat final.
(afr/nva) Add
as a preferred source on Google
