Langgar Aturan FIFA, Haiti Terpaksa Ubah Desain Jersey Piala Dunia
Timnas Haiti terpaksa mengubah desain jersey mereka untuk ajang Piala Dunia 2026 setelah FIFA menilai sejumlah elemen visual pada seragam tersebut melanggar aturan karena berkaitan dengan politik yang harus dihindari dalam sepak bola.
Jersey yang diproduksi oleh perusahaan olahraga Kolombia, Saeta, sebelumnya menampilkan adegan perang yang terinspirasi dari perjuangan kemerdekaan Haiti.
Namun, desain tersebut harus direvisi setelah melalui proses peninjauan FIFA.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (10/6), Saeta menjelaskan bahwa desain itu dibuat bersama Federasi Sepak Bola Haiti.
Saeta mengungkap bahwa desain visual perjuangan yang tergambar pada bagian bawah jersey dimaksudkan untuk menunjukkan kebanggaan, ketahanan, serta semangat rakyat Haiti.
Saeta menegaskan pula bahwa tidak ada maksud politik di balik tampilan jersey tersebut.
"Di Saeta, komitmen kami selalu untuk merayakan budaya, ketahanan, dan kebanggaan rakyat Haiti melalui desain kami. Setelah peninjauan FIFA dan peraturan perlengkapan, kami telah berhasil menerapkan modifikasi yang diminta untuk memastikan tim sepenuhnya siap untuk panggung terbesar sepak bola," bunyi pernyataan Saeta di Instagram.
"Kami sepenuhnya mendukung Federasi Sepak Bola Haiti dan mendoakan tim tersebut sukses dalam perjalanan bersejarah Piala Dunia ini," kata Saeta menambahkan.
Haiti kini bersiap menghadapi laga pembuka di Piala Dunia 2026. Haiti tergabung di Grup C itu bersama Brasil, Maroko, dan Skotlandia.
Les Grenadiers, julukan Haiti, bakal melakoni pertandingan pertama Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Skotlandia pada Minggu (14/6) mendatang.
(rhr)