5 Fakta Menarik Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Jumat, 12 Jun 2026 16:12 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group A - Mexico v South Africa - Estadio Azteca, Mexico City, Mexico - June 11, 2026 South Africa's Mbekezeli Mbokazi in action with Mexico's Roberto Alvarado REUTERS/Eloisa Sanchez
Laga Meksiko vs Afrika Selatan diwarnai tiga kartu merah. (REUTERS/Eloisa Sanchez)

Laga Pembuka Piala Dunia dengan Kartu Merah Terbanyak

Untuk pertama kalinya laga pembuka Piala Dunia membuahkan tiga kartu merah. Ini jadi jumlah terbanyak dalam sejarah.

Wasit mengusir dua pemain Afrika Selatan, Yaya Sithole (49') dan Themba Zwane (84'). Kemudian kartu merah untuk penggawa Meksiko, Cesar Montes di injury time.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momen hujan tiga kartu merah pernah terjadi pula di laga Portugal vs Belanda di babak 16 besar Piala Dunia 2006. Namun untuk laga pembuka, baru terjadi kali ini di Meksiko vs Afrika Selatan.

Naturalisasi Pertama Pencetak Gol di Pembuka Piala Dunia

Pemain Meksiko, Julian Quinones membuka keran gol untuk kemenangan tim asuhan Javier Aguirre. Untuk pertama kalinya, ada pesepakbola naturalisasi sebagai pencetak gol di pembuka Piala Dunia.

Sebelumnya, pencetak gol dalam laga pembuka Piala Dunia bukan berstatus naturalisasi. Artinya laga Meksiko vs Afrika Selatan jadi catatan tersendiri.

Julian Quinones merupakan pemain kelahiran Magui Payan, Kolombia. Namun dirinya sudah berkarier di Meksiko sejak akademi dan kemudian pindah paspor pada 2023.

Meksiko Akhirnya Mencetak Gol Awal di Laga Pembuka Piala Dunia

Meksiko sudah delapan kali menjalani laga pembuka Piala Dunia, terbanyak dari negara lainnya sepanjang sejarah.

Namun dari rekor itu, baru pertama kali Meksiko mencetak gol lebih dulu. Sebelumnya mereka selalu kebobolan lebih awal.

Pemain Meksiko, Julian Quinones membuka keran gol di menit kesembilan. Ini jadi sejarah bagi El Tri.

Gilberto Mora jadi Pemain Termuda Meksiko dan Piala Dunia 2026

Pemain Meksiko, Gilberto Mora mencetak rekor sebagai penggawa paling muda untuk tim nasionalnya. Ia berusia 17 tahun 240 hari.

Penggawa klub Tijuana itu juga jadi pemain termuda di Piala Dunia 2026. Ia turut tampil memperkuat El Tri saat menghadapi Afrika Selatan.

Mora merumput 25 menit dalam pertandingan itu. Ia masuk pada menit ke-65 dan punya performa menjanjikan.

(ikw/ikw/jun) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2