Meksiko vs Korea Selatan: Siapa Lolos 32 Besar Duluan?
Meski Meksiko punya catatan menakjubkan jelang laga, angka tersebut turut diwarnai kartu merah dua pemain Afrika Selatan. Situasi itu membuat Meksiko lebih leluasa memainkan umpan dari kaki ke kaki.
Selain itu, El Tri dikenal dengan pressing intensitas tinggi serta transisi menyerang yang efektif. Peran Julian Quinones, Raul Jimenez, dan Roberto Alvarado jadi salah satu kunci.
Namun Meksiko memiliki persoalan di lini belakang. Bek tengah sekaligus kapten tim, Cesar Montes, harus absen akibat kartu merah pada laga sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Javier Aguirre diprediksi akan menggeser Edson Alvarez ke posisi bek tengah. Pergeseran tersebut dilakukan untuk menutup lubang yang muncul di jantung pertahanan.
Celah itu bisa dimanfaatkan Korea Selatan melalui kecepatan para penyerangnya. Lee Kang In, Son Heung Min, dan Lee Jae Sung menjadi ancaman yang patut diperhitungkan.
Lee Kang In tampil menonjol ketika Taegeuk Warriors membalikkan keadaan melawan Republik Ceko. Gelandang serang Paris Saint-Germain (PSG) itu menjadi motor penggerak serangan yang mengalir hampir pada setiap lini.
Dalam laga tersebut, Lee Kang In membukukan lima dari enam dribel sukses. Ia juga mencatat akurasi umpan 100 persen serta menyumbang satu assist.
Tim asuhan Hong Myung Bo menunjukkan mental tangguh saat laga pembuka. Selain pertahanan yang solid, serangan balik Korea Selatan juga dikenal cepat dan sulit dibendung.
Korea Selatan berburu tiket lolos babak 32 besar Piala Dunia 2026. (REUTERS/Daniel Becerril) |
Meski demikian, Son dan kawan-kawan harus siap menghadapi atmosfer tuan rumah. Dukungan penuh suporter Meksiko berpotensi kembali menciptakan tekanan tersendiri.
Menilik pertemuan di Piala Dunia, Meksiko masih memegang keunggulan. El Tri menang 3-1 pada edisi 1998 dan kembali unggul 2-1 pada turnamen 2018.
Akan tetapi, kedua tim bermain imbang 2-2 dalam laga uji coba internasional September 2025. Pada pertandingan itu, Raul Jimenez dan Son Heung Min sama-sama mencatatkan nama di papan skor.
Menjelang duel kali ini, Korea Selatan dihadapkan pada sorotan terkait komentar dua wartawan yang menyindir Son. Situasi tersebut sempat memunculkan perhatian di dalam skuad Taegeuk Warriors.
Situasi ini berpotensi menjadi pisau bermata dua. Alih-alih fokus seratus persen pada taktik meredam penetrasi Meksiko, perhatian skuad asuhan Hong Myung Bo terbagi untuk mengurusi konflik internal dengan media negara sendiri.
Tetapi pada lain sisi, Son, yang disindir performa dan status militernya, berpotensi meluapkan pembuktiannya di lapangan. Kemarahan yang dikonversi menjadi energi bisa membuat lini depan Korea tampil jauh lebih agresif demi membungkam para pengkritik tanah air.
Di tengah berbagai cerita yang mengiringi, duel Meksiko melawan Korea Selatan akan menentukan siapa yang lebih dahulu mengunci tiket babak 32 besar. Pertarungan di Guadalajara pun menjanjikan laga yang ketat, padat, dan sarat tekad.
(afr/jun) Add
as a preferred source on Google
