Portugal vs Kroasia: Tarung Epik Dua Lini Tengah Kualitas Dunia
Duel Portugal versus Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menjadi pertandingan dua kubu dengan ekspektasi tingkat tinggi.
Pertarungan ini akan berlangsung di Stadion Toronto, Kanada, Jumat (3/7) pukul 06.00 WIB. Duel sengit diprediksi bakal tersaji, meski banyak pihak lebih mengunggulkan Portugal.
Seleqao das Quinas datang ke Piala Dunia 2026 sebagai tim unggulan. Komposisi skuad tim asuhan Roberto Martinez ini adalah kumpulan para bintang di semua lini permainan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun perjalanan terjal ternyata membuat mereka nyaris pulang. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan ditahan RD Kongo 1-1 pada laga pembuka Grup K, lalu kembali seri 0-0 kontra Kolombia.
Hal ini kontradiktif dengan kualitas pemain Portugal. Berisi sederet pemain emas seperti Joao Neves, Nuno Mendes, Vitinha, Bruno Fernandes, tak otomatis membuat juara Euro 2016 itu perkasa.
Portugal gagal maksimal meski mendominasi laga kontra RD Kongo. Kemudian lawan Kolombia pun nyaris kalah jika gol Davinson Sanchez tidak dianulir wasit.
Satu-satunya kemenangan diperoleh lawan Uzbekistan. Namun laga ini sulit jadi acuan lantaran ketimpangan di antara dua kesebelasan. Justru aneh jika Portugal hanya menang tipis.
Karenanya, Portugal belum pantas diprediksi akan menang besar melawan Kroasia. Rintangan sama beratnya seperti kontra Kolombia, justru berpotensi membuat mereka merana.
Sebab Kroasia bukan tim sembarangan. Sudah dua edisi Piala Dunia beruntun, pada 2018 jadi runner-up dan 2022 sebagai peringkat ketiga, wakil Eropa Timur ini jadi penantang nyata.
Pada sisi lain, Kroasia sedang berhadapan dengan beragam persoalan. Salah satunya regenerasi. Pemain-pemain veteran masih menghiasi pasukan berjulukan Kockasti ini.
![]() |
Nama-nama seperti Luka Modric (40 tahun), Ivan Perisic (37 tahun), Andrej Kramaric (35 tahun), Ante Budimir (34 tahun), dan Dominik Livakovic (31 tahun) masih ada di dalam barisan.
Kehadiran sosok penerus nampak lamban. Baru Martin Baturina dan Luka Sucic sebagai dua tenaga muda potensial dalam berlaga.Mampukah Kroasia membuat Portugal terjungkal?
Add
as a preferred source on Google
