Portugal vs Kroasia: Tarung Epik Dua Lini Tengah Kualitas Dunia
Portugal versuss Kroasia bakal jadi pertarungan dua tim dengan kualitas lini tengah level dunia. Unggul di sektor ini artinya leluasa memenangkan laga.
Kehadiran Luka Modric dan Mateo Kovacic masih menjadi denyut nadi permainan Kroasia. Keduanya silih berganti mengatur tempo laga agar distribusi bola tetap terjaga.
Kroasia beruntung punya dua pemain menjanjikan seperti Martin Baturina dan Petar Musa. Keduanya mampu memecah kebuntuan dengan tusukan berbahaya dan penyelesaian brilian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luka Modric, Mateo Kovacic, Martin Baturina, dan Petar Musa adalah nama-nama penuh bahaya. Mereka layak jadi perhatian Roberto Martinez dalam membendung serangan.
Sama seperti Kroasia, kekuatan utama Portugal ada di tengah. Duet Vitinha dan Joao Neves perlu lebih maksimal menjaga irama sekaligus aliran bola ke Bruno Fernandes sebagai pembuka peluang.
Sayangnya ketajaman Portugal belum maksimal. Mereka masih bergantung pada sosok Cristiano Ronaldo sebagai jagal. Saat CR& buntu, pemain lainnya juga kepayahan.
Sejauh ini tusukan sisi sayap dari Rafael Leao baru menghasilkan satu gol. Sementara Pedro Neto dari sisi kanan membuahkan satu assist. Ini jadi tanda Portugal masih dalam membuka ruang.
Jika sektor ini dijinakkan Kroasia, bukan tak mungkin usaha Portugal memburu kemenangan bisa gagal. Karena itu Roberto Martinez punya tugas besar dalam meramu strategi alternatif dari segi ofensif.
Siasat mencuri gol lewat bola mati bisa menjadi opsi. Buktinya dua skema apik membuahkan satu gol lewat eksekusi Nuno Mendes ketika Portugal kontra Uzbekistan.
Cepat atau lambat, cara-cara seperti ini diyakini bakal kembali. Kroasia jelas mesti waspada. Ide baru lainnya dalam eksekusi bola mati mungkin saja terjadi.
Akan tetapi, Portugal tidak bisa hanya berharap pada bola mati. Sebab skema permainan terbuka bakal dominan di sepanjang pertandingan. Dan, Ronaldo dkk perlu lebih presisi dalam hal ini.
(abs/jal) Add
as a preferred source on Google