PIALA DUNIA 2026

Keraguan dan Kritik Tajam Bayangi Portugal Jelang Lawan Kroasia

CNN Indonesia
Kamis, 02 Jul 2026 23:19 WIB
Para pemain Portugal akan berhadapan dengan Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (REUTERS/Paul Childs)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gelandang Timnas Portugal, Vitinha, meminta para pendukung setia Selecao das Quinas untuk tetap menjaga keyakinan mereka menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026 kontra Kroasia yang akan berlangsung di Toronto, Kanada, Jumat (3/7) dini hari WIB.

Portugal melangkah ke fase gugur di bawah bayang-bayang kritik tajam akibat performa mereka yang dinilai kurang menggigit selama babak penyisihan.

Menyandang status sebagai tim favorit untuk menjuarai Grup K, Cristiano Ronaldo dan kolega justru harus puas finis sebagai runner-up grup setelah mencatatkan hasil imbang yang mengecewakan saat melawan DR Kongo dan sang juara grup, Kolombia.

Bintang Paris Saint-Germain (PSG) tersebut menegaskan bahwa internal tim sama sekali tidak antikritik. Sebaliknya, mereka sadar betul bahwa performa di atas lapangan memang belum memenuhi ekspektasi publik.

"Saya sangat memahami keraguan dan kritik yang datang," ujar Vitinha dalam konferensi pers pra-pertandingan, seperti dilansir ESPN.

"Kami menyambut kritik tersebut dengan tangan terbuka; kami tidak hanya ingin menerima tepukan di punggung. Kami tahu kapan kami bermain buruk dan kapan kami bermain bagus. Kami ingin berterima kasih atas semua dukungan sejauh ini dan meminta Anda, sekali lagi, untuk terus mendukung dan percaya pada kami," bebernya.

Banner Gempita Bola 2026 Foto: CNNIndonesia/Alya Hendrahmi

Ia juga menambahkan bahwa motivasi terbesar para pemain adalah mempersembahkan kebanggaan bagi negara dan keluarga mereka.

"Tidak ada yang lebih ingin menang daripada kami. Kami berada di luar sana untuk keluarga dan negara kami," tegasnya.

Vitinha, yang baru saja melewati musim fantastis bersama PSG dengan sukses mempertahankan gelar Ligue 1 dan trofi Liga Champions, menyadari bahwa ia dan rekan-rekan setimnya harus segera mendongkrak performa jika tidak ingin pulang lebih awal.

"Saya berharap-dan saya akan mengambil peran saya-bisa menaikkan level permainan saya sendiri, begitu juga dengan level permainan tim," cetus gelandang kreatif ini.

"Sangat mustahil untuk memisahkan performa individu dari performa tim. Itulah mengapa saya berharap tim tampil apik, sehingga performa individu para pemain bisa menonjol," tuturnya.

"Memang benar beberapa laga terakhir kami tidak ideal dan tidak sesuai harapan. Namun, masih ada waktu untuk berbenah. Kami tahu apa yang harus dilakukan untuk bermain lebih baik secara defensif maupun ofensif," pungkas pemain berusia 26 tahun ini.

Laga dini hari nanti diprediksi akan berjalan sengit, mengingat Kroasia juga dikenal sebagai tim dengan lini tengah yang solid dan memiliki mentalitas petarung di fase gugur turnamen mayor.

(wiw/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK