Arti Selebrasi Tinju Messi Saat Argentina Comeback Lawan Mesir

CNN Indonesia
Rabu, 08 Jul 2026 12:55 WIB
Selebrasi tinju ke udara ala Lionel Messi. (REUTERS/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lionel Messi menjelaskan arti selebrasi meninju ke udara usai mencetak gol penyeimbang 2-2 melawan Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026.

"Sejujurnya, itu adalah momen pelepasan, pelepasan bagi kita semua. Saya merasakan kemarahan yang hebat karena penalti yang saya sia-siakan, dan karena cara saya mengeksekusinya. Saya merasa pada momen penting itu, saya telah mengecewakan tim," kata Messi dikutip dari ESPN.

"Namun untungnya, Tuhan kembali menyiapkan sesuatu yang istimewa untukku pada akhirnya, dan aku berhasil mencetak gol penyeimbang. Itu adalah kelegaan yang luar biasa, dan kegembiraan yang sangat besar bagi kami, dan bagi para penggemar yang datang lagi dan membuktikan setiap hari apa artinya menjadi orang Argentina, dan betapa besar kebanggaan yang mereka berikan kepada kami," ucap Messi menambahkan.

Argentina berhasil melakukan comeback yang luar biasa saat mengalahkan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Selasa (7/7). Mesir unggul 2-0 lebih dulu, kemudian Argentina bakal tiga gol.

Begitu peluit kick off ditiup, Argentina langsung menekan. Namun Mesir menunjukkan nyali mereka sama sekali tak ciut menghadapi sang juara bertahan.

Pada menit ke-15, Mesir membobol gawang Argentina lewat sundulan Yasser Ibrahim, memanfaatkan assist Marwan Attia.

Ibrahim dalam kawalan Lisandro Martinez, tetapi unggul postur sehingga menang dalam duel di udara. Tendangan pemain nomor dua ini tak bisa dijangkau Emiliano Martinez.

Ketinggalan satu gol membuat Argentina meningkatkan serangan. Buahnya, sebuah penalti didapat setelah Haissem Hassan menjatuhkan Nicolas Tagliafico pada menit ke-19.

Lionel Messi bertugas menjadi algojo penalti. La Pulga menembak ke sisi kanan atau kiri kiper Mesir. Namun kiper Mesir Mostafa Shobeir menebak dan bisa mementahkan penalti Messi.

Pada babak kedua, setelah tertinggal 0-1, Argentina tampil lebih menekan. Permainan cepat diterapkan untuk segera menyamakan kedudukan. Namun, yang tampak malah keburu-buruan.

Dalam sebuah serangan balik, menit ke-58, Mesir sebenarnya bisa mencetak gol lewat kaki Zico alias Mustafa Zaky Abdulrauf. Mohammed Salah memberikan assist dalam gol itu. Tapi, gol ini dianulir wasit karena terjadi pelanggaran terlebih dahulu.

Pada menit ke-67, gol kembali diciptakan Mesir. Zico kembali mencatatkan namanya di papan skor. Mesir unggul 2-0 atas Argentina.

Argentina akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-79 lewat gol Cristian Romero. Gol ini tercipta dengan memanfaatkan assist Lionel Messi lewat sebuah serangan yang apik.

Lima menit berikutnya Messi yang mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Dari tertinggal 0-2, Argentina berbalik unggul 3-2 lewat gol sundulan Enzo Fernandez pada menit ke-90+3. Gol ini tercipta dengan memanfaatkan assist Lautaro Martinez. Gol Enzo Fernandez juga tercatat sebagai gol ke-3.000 dalam sejarah Piala Dunia.

Hingga menit akhir, tak ada gol tambahan tercipta. Argentina menang 3-2 atas Mesir dan lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/wiw)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK