Momen Inggris Kalah Adu Penalti dari Argentina, Beckham Kartu Merah

CNN Indonesia
Senin, 13 Jul 2026 08:25 WIB
Sir David Beckham stands after he was made a Knight Bachelor at an investiture ceremony at Windsor Castle, Berkshire. November 4, 2025. Andrew Matthews/Pool via REUTERS
David Beckham pernah jadi musuh nomor 1 publik Inggris usai insiden kekalahan dari Argentina di Piala Dunia 1998. (REUTERS/Andrew Matthews)
Jakarta, CNN Indonesia --

Duel Inggris vs Argentina acap kali berlangsung panas. Salah satunya pertemuan kedua tim di Piala Dunia 1998 yang diwarnai kartu merah David Beckham.

Inggris dan Argentina sudah lima kali bertemu di Piala Dunia. The Three Lions masih unggul dengan mencatat tiga kemenangan, sementara Argentina dua kali menang.

Dua kekalahan Inggris terjadi pada Piala Dunia edisi 1986 (Meksiko) dan 1998 (Prancis). Kedua laga panas ini menyisakan kontroversi tersendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona saat menaklukkan Inggris di Meksiko akan selalu dikenang. Tetapi, kekalahan Inggris yang diwarnai kartu merah David Beckham di Prancis juga tak boleh dilupakan.

Beckham pernah dipuja-puja bak pahlawan. Namun, kartu merah di Piala Dunia 1998 sempat membuatnya jadi musuh publik nomor satu di Inggris.

Momen yang mengubah hidup David Beckham itu terjadi saat Inggris jumpa Argentina di babak 16 besar.

Pertandingan berlangsung dalam atmosfer penuh tensi. Rivalitas panjang kedua negara membuat laga tersebut berjalan keras dan sarat emosi sejak menit awal.

Di tengah ketatnya pertandingan, Beckham terlibat insiden dengan gelandang Argentina, Diego Simeone. Setelah terjadi kontak di lapangan, Beckham yang tengah berada dalam posisi terjatuh melakukan gerakan yang dianggap sebagai tendangan terhadap Simeone.

Wasit kemudian mengambil keputusan tegas dengan mengeluarkan kartu merah langsung kepada Beckham. Inggris harus berjuang dengan 10 pemain dalam posisi imbang 2-2.

Kendati mampu memberikan perlawanan sengit hingga babak perpanjangan waktu, Inggris akhirnya gagal melangkah ke perempat final setelah kalah lewat drama adu penalti.

Kekalahan itu menjadi pukulan besar bagi publik Inggris yang saat itu memandang Beckham cs sebagai generasi emas.

Beckham menghadapi tekanan luar biasa. Banyak pihak menilai kartu merah Beckham menjadi salah satu faktor utama kegagalan Inggris melangkah lebih jauh di Piala Dunia.

Banner Gempita Bola 2026

Beckham seolah mendapat kesempatan kedua di Piala Dunia 2002. Inggris kembali satu grup dengan Argentina, lawan yang menjadi saksi salah satu momen terburuk dalam kariernya.

Dalam laga panas tersebut, Inggris mendapat hadiah penalti dan Beckham maju sebagai eksekutor. Dengan penuh ketenangan, ia sukses mencetak gol yang sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan.

Kemenangan itu terasa sangat spesial bagi Beckham. Sebab, kemenangan ini tidak hanya membantu Inggris meraih tiga poin, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan Beckham setelah insiden menyakitkan di Piala Dunia 1998.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/jal) Add as a preferred
source on Google