Inggris vs Argentina: Duel 'Tangan Tuhan' Messi vs 'Kaki Dewa' Kane
Argentina punya segudang stok penjebol gawang lawan. Inggris tak boleh hanya terpaku pada Lionel Messi pada semifinal Piala Dunia 2026.
Sang juara bertahan merupakan semifinalis paling produktif, sekaligus punya jumlah pencetak gol terbanyak. La Scaloneta sudah mengemas 16 gol dari delapan pemain berbeda.
Sedangkan Inggris merupakan tim dengan individu pendulang gol paling sedikit. Hanya tiga nama, yakni Jude Bellingham (6 gol), Harry Kane (6 gol), dan Marcus Rashford (1 gol).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga : |
Namun, dengan akumulasi 13 gol dalam enam laga, tak serta-merta membuat Inggris paling irit membobol lawan. Ada Spanyol sebagai semifinalis dengan jumlah gol paling minim, 11.
Sedikitnya jumlah pencetak gol jadi evaluasi bagi Thomas Tuchel. Juru taktik asal Jerman itu perlu mencari alternatif karena tiga mesin gol Three Lions akan dijaga ketat lawan.
Tuchel bisa memantapkan Declan Rice sebagai pilihan utama skema bola mati. Pemain Arsenal itu sudah bugar dari muntaber, sehingga Inggris bisa memainkannya sejak menit pertama.
Harry Kane akan menjadi aktor antagonis Inggris bagi Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026. (REUTERS/Claudia Greco) |
Dua pemain sayap andalan Inggris lainnya, Anthony Gordon dan Bukayo Saka, juga bisa dipoles lebih klinis. Keduanya bisa jadi pemecah kebuntuan dengan ragam tusukan.
Pertahanan Inggris juga dalam status awas. Lini pertahanan Inggris lampu kuning karena Jarell Quansah masih kena sanksi kartu merah dan Reece James belum prima 100 persen.
Sektor bek kanan kemungkinan bakal ditempati Djed Spence atau Ezri Konsa. Lini belakang Inggris mesti kerja ekstrakeras karena Argentina bakal tampil tanpa masalah berarti.
Saat Argentina buntu, Julian Alvarez (tengah) selalu bisa menjadi penentu, karenanya ia berbahaya bagi Inggris. (REUTERS/Agustin Marcarian) |
Inggris harus mewaspadai gerakan tanpa bola pemain Argentina. Pasalnya, Messi bukan hanya berperan sebagai eksekutor peluang, namun juga otak dari serangan itu sendiri.
Selain mencetak delapan gol, Messi membukukan dua assist. La Pulga juga membukukan 42 umpan sukses di final third, sekaligus jadi jumlah tertinggi hingga semifinal Piala Dunia 2026.
Harry Kane dan kawan-kawan bisa belajar dari Cape Verde, Mesir, dan Swiss. Jika cara itu jitu penyelesaian lebih klinis, laga syarat gengsi ini bisa menjadi milik Inggris.
(abs) Add
as a preferred source on Google


