Kane Jawab Isu Ribut Bellingham-Tuchel: Harmonisme Inggris Mau Dipecah

CNN Indonesia
Rabu, 15 Jul 2026 10:16 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Mexico v England - Estadio Azteca, Mexico City, Mexico - July 5, 2026 England's Jude Bellingham celebrates scoring their first goal with Harry Kane REUTERS/Henry Romero
Harry Kane menyebut ada pihak-pihak yang ingin merusak harmonisme Inggris menjelang laga melawan Argentina. (REUTERS/Henry Romero)
Jakarta, CNN Indonesia --

Harry Kane menilai ada yang sengaja ingin memecah belah harmonisme timnas Inggris menjelang semifinal Piala Dunia 2026.

Ini disampaikan Kane saat dikonfirmasi soal isu perbedaan pendapat Jude Bellingham dengan Thomas Thucel. Ditengarai Bellingham dan Tuchel sempat berselisih pendapat.

"Kami baru saja keluar dari pertempuran [melawan Norwegia]. Sangat mudah untuk mencoba menciptakan perpecahan ini," kata Kane dilansir dari Marca

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapten timnas Inggris ini menegaskan bahwa internal The Three Lions baik-baik saja. Yang menganalisis ada keretakan di internal tim dianggap sengaja membuat keruh.

"Tim ini berada di posisi sekarang berkat persatuan total kami, bukan hanya para pemain, tetapi juga manajer dan staf. Terkadang ada hal-hal yang dibesar-besarkan," ujarnya.

Pemain Bayern Munich ini menegaskan bahwa Tuchel sangat terbuka. Pelatih asal Jerman ini sangat dihormati pemain karena manajemen kepelatihannya yang baik. 

"Dia sangat transparan, dan orang-orang menghargai itu. Ketika dia berbicara, dia tidak pernah melakukannya dengan cara yang sudah dipersiapkan," kata Kane.

Isu keretakan di internal Inggris berawal dari rasa tidak puas Tuchel setelah lawan melawan Norwegia. Tuchel berharap tim asuhannya bermain lebih baik di semifinal.

Pernyataan Tuchel ini lantas dikonfrontasi ke Bellingham. Secara spontas pemain Real Madrid ini menyebut bahwa melawan tim seperti Norwegia bukan perihal mudah.

Banner Gempita Bola 2026

Pernyataan Bellingham ini lantas dikait-kaitkan dengan bumbu melawan Tuchel. Bellingham ditulis membalas kritik Tuchel dengan pedas, padahal itu hanya spontanitas.

"Ketika Anda bermain dalam laga seperti itu dan Anda ditanya pertanyaan lima menit setelah peluit akhir, dan dia sebenarnya tidak tahu apa yang telah dikatakan," kata Kane menjelaskan. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/sry) Add as a preferred
source on Google