Terima Kasih Telah Mengikuti Live Report Inggris vs Argentina
Terima kasih telah mengikuti live report Inggris vs Argentina. Ikuti live report selanjutnya dalam kesempatan yang akan datang.
Terima kasih telah menyimak live report Inggris vs Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di CNNIndonesia.com.
Terima kasih telah mengikuti live report Inggris vs Argentina. Ikuti live report selanjutnya dalam kesempatan yang akan datang.
Laga Inggris vs Argentina sudah selesai. Tim Tango ke final berkat kemenangan 2-1 atas The Three Lions. Tanpa gol pada babak pertama yang keras, tiga gol pada babak kedua yang cukup menghibur.
Selamat Argentina!
Setelah tertinggal, Inggris mencoba membalas tekanan. Ivan Toney dan Marcus Rashford dimasukkan untuk menggantikan Djed Spence dan John Stones. Mau tidak mau Inggris harus menyerang demi tiket ke final.
Argentina mengontrol pertandingan setelah tertinggal. Hasilnya dua gol lahir dari serangan-serangan menciptakan peluang dan dituntaskan penyelesaian akhir yang baik.
Enzo Fernandez merayakan gol Argentina. (REUTERS/Agustin Marcarian) |
Lautaro Martinez mencetak gol yang membawa Argentina memimpin. Setelah tembakan Alexis MacAllister mengenai tiang gawang, Messi menjemput bola dan melepas umpan. Lautaro tidak membuang peluang dan gol.
Gol Enzo Fernandez membuat laga berpotensi berlanjut ke babak tambahan, tetapi masih ada kans mencetak gol sebelum waktu normal berakhir.
Jordan Pickford harus berjibaku di bawah mistar setelah Inggris unggul. Gawangnya kemudian bobol pada menit ke-85. (REUTERS/Brian Snyder) |
Argentina kembali menunjukkan mental bertanding yang luar biasa. Tertinggal hingga menjelang waktu normal berakhir, tim Tango bisa mencetak gol.
Enzo Fernandez yang berulang kali gagal mencetak gol lewat tendangan jarak jauh, akhirnya bisa membuat gol di waktu yang tepat.
Waktu kian sempit bagi Argentina, tetapi itu bukan masalah. Enzo Fernandez bisa melepaskan tembakan yang membobol gawang Jordan Pickford.
Declan Rice dan Reece James meninggalkan lapangan. Dan Burn dan Nico O'Reilly menjadi pemain pengganti.
Pertandingan sudah memasuki menit ke-80. Argentina masih terus berupaya mengurung Inggris di area pertahanan. Sejauh ini sudah ada deretan ancaman serius.
Gelombang serangan Argentina nyaris membobol gawang Inggris. Upaya pertama dari Alexis MacAllister mengenai tiang. Kemudian sundulan MacAllister dari rancangan serangan lainnya masih bisa ditangkap Jordan Pickford.
Setelah Nico Gonzalez lebih dulu masuk menggantikan Leandro Paredes, Gonzalo Montiel, Rodrigo de Paul, dan Nicolas Otamendi ikut menyusul setelah hydration break babak kedua.
Sementara pemain yang digantikan adalah Giuliano Simeone, Lisandro Martinez, dan Nahuel Molina.
Di kubu Inggris ada Ezri Konsa masuk menggantikan Anthony Gordon.
Operan crossing Lionel Messi dari sisi kanan disundul Nicolas Gonzalez yang baru masuk menggantikan Leandro Paredes. Bola mengarah ke gawang, tetapi Jordan Pickford bisa menepisnya. Gawang Inggris aman.
Sebuah serangan Inggris berujung pada tembakan Declan Rice dari luar kotak penalti. Bola ditangkap Emi Martinez.
Sementara Argentina terus melakukan upaya mencetak gol balasan.
Merespons situasi tertinggal, Argentina menampilkan mode permainan yang mengandalkan penguasaan bola untuk mengurung lawan di daerah pertahanan. Sekuat apa benteng pertahanan Inggris?
Bola bersarang di gawang Argentina. Anthony Gordon membuat Inggris memimpin 1-0 atas Argentina pada menit ke-55. (REUTERS/Paul Childs) |
Situasi tertinggal bukan hal baru bagi Argentina. La Albiceleste sudah merasakan situasi serupa dan bisa lolos dari lubang jarum. Kini, melawan Inggris, apakah Argentina bisa kembali bangkit?
Argentina tampak terbuai dengan permainan Inggris yang tampak lebih longgar pada babak pertama. Setelah gagal dalam upaya mengurung lawan, Argentina gagal bertahan dengan baik.
Serangan simpel dari Inggris di sayap kanan tidak bisa dihentikan. Kiriman bola yang apik dari Morgan Rogers dituntaskan dengan baik oleh Anthony Gordon.
Serangan Inggris berujung gol. Anthony Gordon membobol gawang Emiliano Martinez pada menit ke-55.
Setelah Lisandro Martinez, kini Cristian Romero yang mendapat kartu kuning. Pangkal masalahnya sama, keduanya menghentikan upaya serangan balik lawan dengan melakukan tindakan ilegal berupa tarikan.
Julian Alvarez yang masuk ke kotak penalti Inggris melepaskan tembakan ke gawang. Jordan Pickford menepisnya. Alvarez mencoba memanfaatkan rebound, lagi-lagi bola bisa ditepis dan wasit menunjuk sudut lapangan tanda erpak pojok.
Tekanan dari set piece yang diambil Messi berujung pada upaya La Pulga menggiring bola masuk ke kotak penalti. Jude Bellingham mengantisipasi pergerakan Messi dengan baik.
Pemain-pemain Argentina merebut penguasaan bola dari Inggris dan mencoba bermain sabar menguasai bola dan membuat pemain Inggris keluar dari areanya.
Pada awal babak kedua ini tidak terlihat pressing tinggi lagi dari Inggris seperti pada awal babak pertama.
Kick off babak kedua sudah dilakukan pemain-pemain Inggris.
Pemain-pemain Inggris dan Argentina membuat pertandingan jadi panas lantaran duel demi duel yang terjadi dari menit pertama hingga turun minum.
Kontak fisik terjadi, ada emosi terpantik, tetapi para pemain masih menjaga kepala tetap dingin. Itu yang membuat pertandingan tidak menjadi brutal.
Wasit Ismail Elfath sudah mengeluarkan dua kartu kuning sepanjang babak pertama, satu untuk Elliot Anderson, dan lainnya untuk Lisandro Martinez. (REUTERS/Brian Snyder) |
Selama 45 menit pertama, Argentina unggul penguasaan bola. Lionel Messi dan kawan-kawan menguasai bola sebanyak 55 persen.
Anak asuh Lionel Scaloni juga unggul dalam jumlah tembakan yakni dua kali melepaskan bola, namun tidak ada yang mengarah ke gawang.
Inggris juga tercatat cuma mencatatkan satu tembakan dan tidak mengarah ke gawang.
Adu mulut terjadi antara pemain Inggris dan Argentina di tengah pertandingan yang cukup panas. (REUTERS/Amanda Perobelli) |
Pertandingan babak pertama sudah selesai. Skor masih imbang tanpa gol.
Pertandingan Inggris vs Argentina memasuki menit-menit akhir. Pertandingan lebih banyak diwarnai duel keras para pemain dari kedua kubu.
Tak banyak peluang yang benar-benar berbahaya dalam laga ini, tetapi cukup sering ada perebutan-perebutan bola yang memaksa pemain terjatuh.
Peluit tanda pelanggaran beberapa kali berbunyi dalam laga Inggris vs Argentina. (IMAGN IMAGES via Reuters/DALE ZANINE) |
Perlahan tapi pasti Argentina mendapat kepercayaan diri menguasai bola dan mencoba menggiring masuk ke area sepertiga akhir.
Semua pemain tim Tango mencoba berperan dan tidak cuma mengandalkan Lionel Messi.
Lionel Messi terjatuh dalam sebuah duel perebutan bola di lini tengah. (REUTERS/Brian Snyder) |
Selepas tendangan bebas buntut dari insiden Messi dijegal Anderson, Enzo Fernandez melakukan tendangan spekulasi. Bola melayang tipis di atas mistar gawang Inggris.
Ancaman berarti bagi Jordan Pickford.
Lionel Messi yang mencoba membangun serangan di lini tengah mendapat gangguan dari Djed Spence dan Harry Kane. Kemudian Elliot Anderson masuk melakukan jegalan. Wasit meniup peluit, Anderson dapat kartu kuning.
Pemain-pemain Argentina langsung mengerubungi Anderson, tak terima dengan tingkah pemain Inggris itu pada sang kapten.
Tendangan bebas Reece James menuju gawang dan Emiliano Martinez menjalankan tugas dengan baik. Bola dihalau, gawang Argentina aman.