ANALISIS PIALA DUNIA

Lionel Messi yang Rela Jadi Pelayan, Argentina yang Jadi Pemenang

Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Kamis, 16 Jul 2026 08:20 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Semi Final - England v Argentina - Atlanta Stadium, Atlanta, Georgia, U.S. - July 15, 2026 Argentina's Lionel Messi celebrates after the match as they advance to the World Cup final REUTERS/Carlos Barria
Lionel Messi tampil brilian di semifinal Piala Dunia 2026. (REUTERS/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lionel Messi kembali membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026. Messi adalah sosok penting dalam keberhasilan Argentina. Ia tahu kapan jadi penyelesai serangan dan kapan jadi pelayan.

Argentina berhasil lolos dari maut dan lolos ke final Piala Dunia 2026. Albiceleste menang 2-1 atas Inggris lewat gol Enzo Fernandez di menit ke-85 dan gol Lautaro Martinez di masa injury time.

Ini bukan kali pertama Argentina terjebak dalam situasi krisis. Mereka pernah tertinggal 0-2 dari Mesir hingga 15 menit terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Argentina juga dipaksa Cape Verde dan Swiss bermain hingga babak extra time. Semua momen sulit itu bisa dilewati oleh Messi dan kawan-kawan.

Hingga akhirnya kini mereka berdiri di partai final Piala Dunia 2026. Albiceleste punya peluang untuk merebut gelar juara Piala Dunia dalam dua edisi beruntun.

Dalam keberhasilan Argentina lolos ke final, Messi jelas punya peran besar. Ia adalah mesin gol Albiceleste dengan torehan delapan gol sejauh ini, jauh lebih banyak dibanding pemain Argentina lainnya.

Namun yang istimewa bukan itu saja. Messi juga bisa jadi pelayan bagi rekan setimnya ketika Argentina dalam kesulitan. Messi tak melulu harus jadi pencetak gol kemenangan. Ia juga bisa berperan sebagai pelayan.

Ketika Argentina tertinggal 0-1, Messi memilih untuk bergerak lebih melebar. Ia tahu bahwa dirinya akan selalu jadi magnet utama bagi perhatian lawan.

Aksi tusukan Messi ke depan kotak penalti lawan juga adalah hal mendasar yang sudah diketahui oleh banyak orang. Tak mudah untuk dilakukan di situasi Argentina tertekan dan gerak-gerik Messi selalu jadi pusat perhatian.

Dengan melebar, pertahanan Inggris seharusnya juga bakal ikut melebar. Bila mereka hanya berkonsentrasi pada umpan yang datang, Messi bakal datang memberi hukuman. Dan itulah yang dilakukan oleh Messi di lapangan.

Saat gol pertama Enzo Fernandez, pemain Inggris fokus pada bola yang bakal dikirim Messi ke kotak penalti. Ternyata, Messi pilih kirim umpan ke Enzo. Enzo menuntaskan kepercayaan itu dengan gol indah ke gawang Jordan Pickford.

Banner Gempita Bola 2026

Pada proses gol kedua, Inggris sudah coba melapis penjagaan terhadap Lionel Messi. Ada Nico O'Reilly dan Djed Spence.

Namun saat Messi bisa unggul langkah atas O'Reilly, Messi memilih langsung untuk mengirim umpan silang dengan kaki kanan. Ia tidak memaksa menerobos kotak penalti karena ada Spence di belakang O'Reilly.

Umpan Messi mendarat akurat di kepala Lautaro Martinez, yang berdiri di antara John Stones dan Ezri Konsa. Argentina menang 2-1 dan lolos ke final.



Add as a preferred
source on Google
Messi Bisa Main Empat Tahun Lagi BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2