ANALISIS

Final Piala Dunia 2026: Mahkota untuk Spanyol atau Argentina?

Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 13:15 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Semi Final - France v Spain - Dallas Stadium, Arlington, Texas, U.S. - July 14, 2026 Spain's Pedri with teammates celebrate after the match as Spain qualify for the final of the World Cup IMAGN IMAGES via Reute
Spanyol berupaya rebut trofi Piala Dunia 2026 dari tangan Argentina. (Reuters/JEROME MIRON)

Melewati segala dinamika, pada akhirnya Argentina kembali berpeluang juara. Tapi mereka tak bisa terus berharap pada keajaiban dalam mengincar kemenangan.

Perjalanan La Albiceleste menuju laga puncak bak roller coaster. Penonton dibuat tak tenang menyaksikan Argentina nyaris binasa selama fase knockout.

Argentina nyaris kalah lawan Cape Verde di 32 besar, Mesir di 16 besar, Swiss di perempat final, dan Inggris di semifinal. Bukan tak mungkin skenario serupa bisa terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih lawan di partai final adalah tim paling solid di Piala Dunia 2026. Baru satu kali Spanyol kebobolan dan itu bukan kebetulan.

Spanyol punya lini belakang tak tergantikan sepanjang turnamen berlangsung. Dari lima laga terakhir hanya posisi bek kanan pernah diganti dalam susunan starting line-up.

La Furia Roja juga punya gaya bermain ekstra rapat karena mengandalkan umpan pendek dan cepat. Mau tak mau pemain mesti berdiri saling dekat baik dalam skema bertahan maupun menyerang.

Di sinilah letak ujian bagi Argentina. Sebab kebetulan mereka punya gaya senada. Dan berkali-kali Albiceleste kesulitan karenanya.

Dengan pakem 4-4-2, Argentina berkali-kali bertemu jalan buntu dengan gaya ini termasuk saat berjumpa dengan tim berkualitas di bawah mereka. Ambil contoh lawan Cape Verde dan Mesir. Beruntung Scaloni berkreasi dengan menggeser Messi lebih lebar untuk membuka ruang bagi peluang.

Meski pada akhirnya Argentina mampu keluar dari lubang jarum di laga sebelumnya, pendekatan serupa bakal sulit diterapkan lawan Spanyol. Ini karena wakil Eropa punya kerapatan seperti disebutkan tadi.

Argentina jelas bakal kesulitan. Jika tak berkreasi lebih dini, Spanyol bakal mencuri gol lebih dulu. Jika itu terjadi dan Albiceleste gagal membalikkan keadaan, siap-siap gelar juara harus diserahkan.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/jun) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2