Servis Timnas Voli Indonesia Kencang karena Toiran 'Masa Bodoh'
Salah satu kunci servis Timnas Voli Indonesia kencang dan menekan lawan adalah karena sikap pelatih Reidel Toiran yang 'cuek'.
Pemain-pemain Timnas Voli Indonesia memiliki ragam variasi servis. Ada yang punya gaya floating serve, ada pula yang mengambil servis dengan gaya menggebuk bola sekencang-kencangnya.
Boy Arnez Arabi, Farhan Halim, dan Sigit Ardian adalah pemain-pemain dengan servis menggelegar yang kerap merepotkan lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sigit yang baru bergabung sepekan menjelang SEA V Cup 2026 mengaku sempat memiliki beban bergabung dengan Timnas Voli Indonesia, namun rasa rikuh terkikis lantaran pemain LavAni itu mendapat kepercayaan dari Toiran.
"Terus terang ada beban, apalagi saya dipanggil Coach Reidel kurang dari satu minggu sebelum turnamen dimulai," kata Sigit disitir dari Antara.
"Misalnya saat saya diminta masuk untuk melakukan servis, beliau bilang, 'Percaya saja. Lakukan saja. Kalau out tidak masalah.' Kepercayaan seperti itu membuat saya tidak ragu-ragu ketika masuk ke lapangan dan akhirnya menjadi lebih percaya diri," kata pemain berusia 33 tahun itu.
Dengan kepercayaan yang diberikan Toiran, Sigit pun berupaya memberikan yang terbaik ketika tampil di lapangan sembari juga banyak berkomunikasi dan menjalin interaksi dengan pelatih dan pemain lain.
"Saya juga membutuhkan waktu untuk berlatih dan membangun chemistry dengan teman-teman. Tetapi karena sudah diberikan kepercayaan oleh pelatih, saya harus menunjukkan kemampuan terbaik," imbuh pemain yang sebenarnya sudah punya pengalaman mengenakan jersey Merah Putih.
Sigit dan kawan-kawan akan kembali tampil dalam laga semifinal SEA V Cup 2026 leg kedua menghadapi Vietnam di Jakarta International Velodrome, Sabtu (25/7).
(nva/nva) Add
as a preferred source on Google