PSSI Berpotensi Dapat Rp361 Miliar dari FIFA Fast Forward Programme

CNN Indonesia
Rabu, 29 Jul 2026 08:30 WIB
PSSI Training Center di IKN merupakan lapangan yang dibangun dari dana FIFA Forward. (ANTARA FOTO/Aditya Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia --

PSSI berpotensi mendapat dana sebesar US$20 juta atau setara Rp371 miliar dari FIFA Fast Forward Programme (FFFP ) yang digagas FIFA.

Melalui rilis resminya pada Selasa (28/7), FIFA menyebut akan membagikan dana sebesar US$10 miliar atau setara Rp180 triliun kepada 211 anggotanya jika disetujui.

FIFA menawarkan kepada 211 anggotanya tiga pengajuan. Pertama dana FFFP sebesar US$20 juta pada 2027-2030, kedua US$22 juta pada 2031-2034, dan US$24 juta pada 2035-2038. 

Pendanaan kepada 211 anggota ini akan dijalankan FIFA melalui anak perusahaan yang baru dibentuk, FIFA Forward Enterprise (FFE). FIFA menetapkan FFE sebagai delegator perusahaan.

Anak perusahaan ini akan memiliki kendali penuh atas program-program FIFA, seperti otoritas eksklusif, kompetisi, kalender pertandingan, dan regulasi sepak bola.

"Sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia dan mesin luar biasa untuk pembangunan manusia dan sosial," kata Infantino dalam rilis resmi FIFA pada Selasa (28/7) waktu Swiss. 

"Sebagai badan pengatur global, FIFA bertanggung jawab untuk memastikan permainan ini menjangkau setiap sudut dunia," ujar Infantino soal besaran dana FFFP yang akan diberikan.

Namun FIFA tidak memaksa semua anggotanya untuk menerima dana tersebut. Hanya anggota yang merasa membutuhkan dana FFFP tersebut yang akan mendapat penyaluran.

Sebelum ini PSSI pernah mendapat bantuan dana FIFA Forward. Dana tersebut digunakan PSSI untuk membangun lapangan sintetis di Sawangan dan lapangan latihan di IKN, Kalimantan. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK