PM Inggris Andy Burnham Sentil FIFA: Piala Dunia Bukan Sebuah Produk
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengkritik keras FIFA soal rencana pembentukan perusahaan baru pengelola aspek komersial berbagai ajang, termasuk Piala Dunia.
Komentar Burnham muncul setelah FIFA mengonfirmasi rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), entitas baru yang akan menggabungkan pengelolaan hak komersial dan operasional turnamen-turnamen FIFA.
Proposal tersebut langsung memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, termasuk UEFA. Melalui akun X miliknya, Burnham menyampaikan penolakan tegas terhadap rencana tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Piala Dunia bukanlah sebuah produk. Izinkan saya mengatakan ini secara langsung. Sepak bola bukan milik investor. Sepak bola adalah milik orang-orang yang memenuhi tribun dan berdiri di pinggir lapangan setiap minggu, dalam kondisi apa pun. Piala Dunia bukanlah sebuah produk," kata Burnham.
"Ini adalah kompetisi terbesar dalam olahraga dunia, dan tidak pernah menjadi milik siapa pun untuk dijual. Anda bisa mempercantik kesepakatan itu sesuka Anda. Begitu Anda menjual sebagainya, Anda telah mengkhianati prinsip Anda. Sepak bola adalah milik para penggemar. Selalu begitu, dan akan selalu begitu," ucap Burnham menambahkan.
Rencana FIFA itu menyebutkan bahwa Thrive Eternal, perusahaan yang dibentuk pada April tahun ini dan memiliki hubungan dengan keluarga besar Presiden Amerika Serikat Donald Trump, diproyeksikan memimpin kelompok investor untuk FFE.
FIFA menegaskan pembentukan FFE tidak akan mengurangi kewenangan. FIFA akan tetap memegang otoritas eksklusif atas tata kelola sepak bola, penyelenggaraan kompetisi, kalender pertandingan, serta seluruh keputusan regulasi.
Namun, penjelasan tersebut belum mampu meredam kritik. UEFA menjadi salah satu pihak yang paling vokal menentang proposal tersebut. Ini semakin memperuncing konfrontasi UEFA dengan FIFA.
(rhr/rhr/jal) Add
as a preferred source on Google