90 Anggota FIFA Diklaim Tolak Rencana Infantino Jual Saham Piala Dunia

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 09:30 WIB
Rencana FIFA menjual saham Piala Dunia kepada swasta ditentang banyak asosiasi anggota. (AFP PHOTO/Monirul Bhuiyan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 90 asosiasi anggota FIFA dilaporkan menolak rencana Presiden FIFA Gianni Infantino menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta.

Jumlah 90 asosiasi itu berasal dari dua konfederasi, UEFA (Eropa) dan CONCACAF (Amerika Tengah, Utara, dan Karibia).

UEFA jadi penentang keras keinginan Infantino menjual saham Piala Dunia kepada swasta yang bisa menjadikannya sebagai 'komisaris' perusahaan saat jabatannya sebagai Presiden FIFA habis pada 2031 mendatang.

Dikutip dari Sky, UEFA dan 55 asosiasi anggotanya dengan bulat dan tanpa ragu menolak proposal FIFA mentransfer kepemilikan saham di Piala Dunia dan kompetisi FIFA lain kepada investor swasta.

Setelah UEFA, giliran CONCACAF yang baru-baru ini membuat penolakan. Sebagian besar dari 41 anggota CONCACAF juga tidak ingin rencana Infantino berlanjut.

"Sebuah sumber mengatakan mayoritas dari 41 anggota CONCACAF kehilangan kepercayaan pada Infantino atau telah kehilangan kepercayaan padanya. Hal itu dipahami tercermin dalam diskusi selama pertemuan daring darurat," tulis Sky.

Dengan setidaknya 90 asosiasi anggota menolak, jumlah itu hampir mencapai setengah dari 211 asosiasi sepak bola yang di bawah naungan FIFA.

Selain UEFA dan CONCACAF yang menolak, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga mengungkapkan kekecewaannya kepada FIFA.

Dalam pernyataan resmi, seperti dikutip dari Reuters, AFC menegaskan inisiatif FIFA harus didasari prinsip-prinsip integritas sebagai badan sepak bola dunia. AFC menilai rencana ini keluar permukaan sebelum melewati diskusi komprehensif.

"Inisiatif seperti ini seharusnya dibentuk atas prinsip tata kelola baik, transparan, dan [berasal dari] konsultasi yang berarti."

"Keputusan yang dapat mengubah masa depan komersial dan finansial olahraga ini memerlukan keterlibatan menyeluruh lebih dulu dengan konfederasi, asosiasi anggota, dan pemangku kepentingan terkait sebelum apapun usulan yang diajukan kepada badan pengambil keputusan yang berwenang," tulis pernyataan AFC.

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK