ANALISIS

Bulan Madu Herdman di Timnas Indonesia Habis, Hadapilah Realitas Sadis

Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 08:38 WIB
Masa bulan madu John Herdman bersama Timnas Indonesia telah selesai di Piala AFF 2026. (CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia gagal menjuarai Piala AFF 2026. Menjelang FIFA ASEAN Cup 2026, perlukah skuad Garuda direkonstruksi dari awal lagi?

Proyek ambisius sempat dilancarkan tim Merah Putih jelang Piala AFF 2026. Tambahan tenaga di lini depan terwujud dengan kedatangan Mitchell Baker lewat skema naturalisasi.

Kehadiran striker 19 tahun itu sekaligus menjadikan jumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi 12 nama. Ini pertama selama jadi peserta, skuad naturalisasi Garuda sebanyak ini. 

Karena itu, pantas publik menaruh ekspektasi lebih ke tim asuhan John Herdman di Piala AFF 2026. Namun, harapan berbanding terbalik dengan kenyataan. Timnas Indonesia gagal maning (lagi).

Tinggal selanjutnya Timnas Indonesia menyusun rencana ke depan, sekaligus berusaha tak kembali hancur-lebur. Masih ada rentetan turnamen berikutnya sebagai medan tempur.

Sejatinya Herdman tak mesti mulai dari nol lagi untuk menyusun kekuatan. Sebab komposisi skuad Garuda sudah mumpuni, pelatih asal Inggris itu tinggal memaksimalkan kelebihan yang ada.

Meski tak bisa dihindari, evaluasi besar-besaran tetap harus terjadi. Ada dua poin utama yang perlu jadi perhatian Herdman, yakni komposisi pemain dan gaya bermain.

Menyoal komposisi, perhatian tertuju pada pilihan Herdman merakit fondasi tim di Piala AFF 2026. Sektor tengah jadi lini paling vital Sebab lini tersebut seolah miskin opsi.

Hanya Thom Haye, Ivar Jenner, dan Marc Klok yang jadi tumpuan tanpa pelapis sepadan. Situasi ini timpang jika melihat sektor lain selalu berganti-ganti di setiap pertandingan.

Ini jadi indikasi Indonesia masih bergantung pemain diaspora untuk lini tengah. Karena sebelumnya, kerja rodi Thom Haye ditopang oleh Joey Pelupessy. Calvin Verdonk juga beberapa kali direposisi ke situ.

Dalam Piala AFF 2026, absennya Joey dan Verdonk tak dilapisi dengan presisi. Pemain dengan determinasi tinggi seperti Rivaldo Pakpahan dan Ricky Kambuaya tak masuk skuad.

Hal ini jadi gamparan bagi Herdman. Dengan kenyataan gagal di Piala AFF, kini saatnya menatap masa depan. Namun Timnas Indonesia tetap perlu memegang catatan.

[Gambas:Video CNN]

FIFA ASEAN Cup 2026 Pembalasan Tim Garuda


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :