Presiden CAF Akui FIFA Bermasalah, Buntut Kontroversi Infantino

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 01:40 WIB
Gianni Infantino kembali maju dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027 mendatang. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), Patrice Motsepe, mengakui FIFA sedang bermasalah sebagai buntut penjualan saham Piala Dunia oleh Gianni Infantino.

Dikutip dari Sky.com, Motsepe jadi wakil presiden FIFA pertama yang memberikan wawancara sejak kontroversi rencana Infantino menjual saham Piala Dunia.

Meski begitu Motsepe mengatakan CAF sudah berkonsultasi dengan ahli hukum dan menyatakan tidak ada pelanggaran aturan dalam pembicaraan rahasia mengenai penjualan saham Piala Dunia.

Usulan itu nantinya akan diajukan kepada para anggota untuk mendapatkan persetujuan akhir. Akan tetapi, Motsepe mengakui banyak masalah yang perlu diperbaiki FIFA.

"Ada banyak hal bermasalah dan negatif yang harus mereka perbaiki," kata Motsepe.

"Namun, ia telah meminta maaf dan mengakui bahwa mungkin ada cara lain yang seharusnya bisa ditempuh dalam menangani hal-hal ini, kami pun turut menerima masukan," ucap Motsepe menambahkan.

Dalam kesempatan itu Motsepe juga memberikan peringatan kepada pihak yang menentang Infantino untuk mengikuti aturan yang berlaku.

"Jika ada pihak yang memiliki masalah dengan siapa pun, baik itu Gianni atau orang lain, ikutilah prosesnya, ikuti prosedur FIFA, sesederhana itu," ujar Motsepe.

"Jika Anda ingin melengserkandia, tempuhlah jalur pemilihan; biarkan 211 asosiasi anggota yang memutuskan. Lakukanlah itu, dan hasil pemungutan suara akan menunjukkan apakah mereka masih menaruh kepercayaan kepada dia atau tidak."

CAF sendiri merupakan salah satu konfederasi yang masih mendukung Infantino, selain Conmebol. Menurut Motsepe, semua pihak yang berlawanan dengan Infantino tidak boleh gegabah.

Hal itu diungkapkan Motsepe guna mengadakan pertemuan dengan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Ceferin dianggap sebagai tokoh yang memimpin desakan Infantino mundur bersama AFC dan Concacaf.

"Kita harus sangat berhati-hati. Ada pemilihan yang akan berlangsung tahun depan," kata Motsepe.

"Bukankah sebaiknya kita membiarkan proses itu berjalan? Dan membiarkan 211 anggota yang memutuskan," ucap Motsepe menambahkan.

Motsepe yang juga taipan asal Afrika Selatan tidak terang-terangan mengkritik Infantino, namun dia juga tidak memberikan dukungan secara jelas.

"Saya telah mendengar banyak cerita mengenai berbagai masalah dan saya berhati-hati dalam memberikan penilaian terhadap apa pun," ucap Motsepe.

"Setiap orang berhak untuk didengar. Mari kita adakan dengar pendapat, forum yang layak, persidangan, pengadilan, atau apa pun bentuknya, atau sebuah tribunal. Setiap orang berhak mendapatkan penilaian yang adil dan perlakuan yang adil."

[Gambas:Video CNN]

(sry/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK