Hasil Kejuaraan Dunia: Raymond/Joaquin Ditumpas Ganda Muda Malaysia

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 23:25 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin mengembalikan kok ke arah ganda putra Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin pada final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Raymond Indra d
Ganda putra Raymon/Joaquin tersingkir pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin disingkirkan wakil Malaysia Junaidi Arif/Yap Roy King dari Kejuaraan Dunia 2026, Rabu (19/8).

Junaidi/Yap tampil berani di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India. Permainan cepat ini membuat ganda peringkat ke-19 dunia itu memimpin lebih dahulu, skor 3-2 pada awal permainan.

Raymond/Joaquin lantas mengejar. Menyamakan kedudukan 3-3 dan saling berkejaran poin, dari 4-4 hingga 8-8. Setelah itu berbalik Raymond/Joaquin memimpin 10-8.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya interval gim pertama diraih Junaidi/Yap dengan kedudukan 11-10. Pasangan ini lantas unggul 13-10 setelah interval. Raymond/Joaquin lantas membalas dengan enam poin, 16-13.

Rupanya keunggulan tersebut jadi poin terakhir yang diraih ganda peringkat ke-12 dunia ini. Junaidi/Yap lantas meraih delapan poin beruntun sehingga menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Duel sengit kembali tercipta pada gim kedua. Junaidi/Yap memulai dengan empat angka beruntun, kemudian dikejar dengan tiga angka, sehingga kedudukan menjadi 4-3. 

Permainan cepat dan keras dipraktikkan kedua pasangan. Pasangan Malaysia juga aktif melakukan permainan net untuk meraih angka. Stategi ini membuat mereka unggul 8-6.

Lewat duel yang sengit, pasangan Malaysia menguasai interval gim kedua dengan kedudukan 11-9. Sesi rehat sejenak ini jadi sarana bagi Raymond/Joaquin untuk bangkit atau tersingkir.

Tak mudah bagi Raymond/Indra untuk mengejar. Pasangan Malaysia ini tampil solid dan bisa menjaga jarak poin, hingga 17-15. Raymond/Indra lantas tertinggal 19-16.

Dalam situasi kritis begini, ganda muda Indonesia ini mencoba bangkit dan mendekat, 19-18. Akhirnya Raymod menyerah dengan skor 21-19 lewat duel yang berlangsung selama 35 menit. 

[Gambas:Video CNN]

(abs)