Infantino Malah Bercanda saat Ditanya soal Kontroversi FIFA

CNN Indonesia
Senin, 24 Agu 2026 03:45 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino malah bercanda saat ditanya soal kontroversi jual saham Piala Dunia. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden FIFA, Gianni Infantino akhirnya buka suara di depan publik usai berminggu-minggu menghindar dari sorotan media pascakontroversi rencana penjualan saham Piala Dunia.

Akan tetapi, alih-alih menjawab serius, Infantino justru melempar candaan saat dicecar pertanyaan tajam oleh wartawan.

Seperti dilansir dari Daily Mail, momen tersebut terjadi ketika jurnalis Sky News, James Matthews, bertanya langsung kepada Infantino soal tudingan telah mengkhianati sepak bola serta alasan ia enggan mundur dari jabatannya.

"Rambutmu bagus, terima kasih banyak. Sampai jumpa di tukang cukur," jawab Infantino, tidak menanggapi sedikit pun substansi pertanyaan tersebut.

Jawaban itu merujuk pada kondisi kepala Infantino dan sang wartawan yang sama-sama botak, sehingga terkesan Infantino sengaja mengalihkan isu lewat candaan personal ketimbang menjawab tudingan serius yang dilayangkan kepadanya.

Insiden ini terjadi di tengah tekanan besar yang masih membayangi posisi Infantino usai skandal rencana penjualan sebagian saham Piala Dunia kepada investor swasta mencuat pertengahan tahun ini.

Rencana tersebut awalnya dibongkar lewat investigasi media Inggris, The Times, yang mengungkap adanya rencana pembentukan perusahaan baru bernilai sekitar 15 miliar poundsterling.

Laporan itu turut menyampaikan dugaan motif finansial pribadi Infantino. Ia disebut berpeluang menjabat sebagai komisioner perusahaan begitu masa jabatannya di FIFA berakhir pada 2031. Posisi itu diperkirakan bisa menggajinya lebih dari 50 juta dolar AS per tahun.

Rencana kontroversial itu akhirnya resmi dibatalkan Infantino akhir Juli lalu, usai mendapat penolakan keras dari berbagai pihak, termasuk pemberontakan internal di tubuh FIFA sendiri. Meski begitu, tekanan terhadap posisinya tak kunjung mereda.

UEFA dan CONCACAF secara terbuka menuntut Infantino mundur dari jabatannya. Presiden Federasi Sepak Bola Yordania, Pangeran Ali bin Hussein, bahkan menuding Infantino melakukan pemerasan.

Dengan bergabungnya Yordania, tercatat sudah 91 asosiasi anggota yang menyatakan sikap menentang Infantino, sementara dibutuhkan 106 negara untuk benar-benar menjatuhkannya dari kursi presiden FIFA.

Kecaman juga datang dari legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, yang menulis kolom terbuka menuntut Infantino mundur.

Figo menyebut rencana penjualan Piala Dunia tersebut sebagai perilaku paling rendah yang pernah ia saksikan sepanjang mengikuti dunia sepak bola.

[Gambas:Video CNN]

(afr/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK