Kata-kata Lanier usai Cetak Sejarah Prancis di Kejuaraan Dunia BWF

CNN Indonesia
Senin, 24 Agu 2026 03:15 WIB
Badminton - BWF World Championships - Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India - August 22, 2026 France's Alex Lanier celebrates after winning his semi final match against Canada's Victor Lai REUTERS/Bhawika Chhabra
Alex Lanier berhasil menjadi juara di Kejuaraan Dunia BWF 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Alex Lanier melontarkan kata-kata usai catat sejarah sebagai tunggal putra pertama Prancis yang berhasil menjuarai Kejuaraan Dunia BWF.

Lanier menggapai podium tertinggi setelah menghajar wakil Jepang, Kodai Naraoka, dalam laga final yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Minggu (28/6). Lainer menang dua gim langsung dengan skor identik 21-11, 21-11.

"Menurut saya, hari ini jelas merupakan hari bagi bulutangkis Prancis dan juga hari bagi seluruh staf," ucap Lanier dinukil dari France 24.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini adalah harinya Prancis; saat nomor ganda campuran menang, semua orang merasa bahagia. Saya berpikir bahwa saya harus memberikan mereka alasan untuk tersenyum dua kali dan momen istimewa ganda, serta mencetak sejarah lagi," tambah pebulutangkis berusia 21 tahun itu.

Lanier mengungkap dirinya dalam kepercayaan diri tinggi di laga pemungkas Kejuaraan Dunia BWF 2026. Bahkan ia menyebut siap meladeni Naraoka dengan gaya main apapun.

"Saya menunjukkan kepada Kodai bahwa saya mampu bermain dengan kecepatan tinggi, dan juga sanggup bermain dalam durasi panjang, bahkan hingga dua jam atau lebih," ujar Lanier.

"Maksud saya, saya benar-benar siap. Sekarang saya merasa pegal dan lelah, namun saat di lapangan saya merasa lebih bertenaga dan percaya pada kondisi fisik saya," sambung atlet yang menduduki peringkat 10 dunia itu.

Kesuksesan Lanier melengkapi pesta Prancis dalam Kejuaraan Dunia BWF tahun ini. Sebelumnya, pasangan ganda campuran Prancis yakni Thom Gicquel/Delphine Delrue lebih dulu keluar sebagai juara setelah menghajar ganda campuran nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Gicquel/Delrue tercatat sebagai wakil pertama Prancis yang sukses menjuarai Kejuaraan Dunia BWF sejak pertama kali digelar pada 1977.

[Gambas:Video CNN]

(afr/jal)