Persik dan Persipura Sebut Paradigma Liga Indonesia Berubah

CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 22:55 WIB
Arthur Irawan (dua dari kiri) dan Owen Rahadian (tiga dari kanan) saat dikusi Membawa Liga Naik Kelas. (Dok. PSSI Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Klub Persipura Jayapura Owen Rahadiyan dan Chief Operating Officer Persik Kediri Arthur Irawan menyebut paradigma Liga Indonesia telah berubah.

Owen bercerita, sempat sangsi dengan sepak bola Indonesia. Ia mengaku sempat takut menyaksikan langsung sebuah pertandingan di stadion hingga akhirnya mau terjun ke sepak bola.

"Sebenarnya saya tidak suka nonton sepak bola ketika kecil, kira-kira 20 tahun lalu, tapi perspektif itu sekarang berubah," kata Owen dalam diskusi Water Break PSSI Pers di Jakarta, Senin (31/8). 

"Liga Indonesia sudah banyak peningkatan. Tentu banyak orang yang masih tidak suka dengan berbagai keputusan dan keadaan, tapi liga kita berkembang pesat selama lima tahun terakhir."

Owen berpendapat, peningkatan di liga tercermin dari jadwal yang lebih terukur. Kepastian soal tanggal, lanjutnya, memungkinkan manajemen klub untuk menyusun proyeksi tim.

"Dulu kami bingung kalau mau beli pemain, tapi jadwal enggak jelas. Namun tiga tahun terakhir lebih on time. Manajemen klub juga lebih mudah untuk membuat prakiraan dan proyeksi," ujarnya. 

[Gambas:Video CNN]

Sedangkan Arthur menjelaskan posisi Liga Indonesia di mata jenama besar tingkat dunia. Aspek ini dicontohkan dengan klubnya yang bekerjasama dengan perusahaan besar asal Jerman.

"Saya justru berharap masih bermain di era ini. Tapi sekarang fokus mengurus klub saja. Tentunya dari sisi komersial penting sekali dalam sepak bola," ucapya dalam diskusi bertema Liga Naik Kelas.

"Sekarang, saya pribadi sangat bangga karena operator liga bisa bekerjasama dengan Adidas. Ini salah satu tanda upgrade dari kompetisi kita. Kebetulan klub kami juga," kata Arthur. 

(ikw/abs)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK