Rahasia Segaris Lakban di Balik Prestasi Eko Yuli

CNN Indonesia
Kamis, 03 Sep 2026 13:47 WIB
Eko Yuli saat menunjukkan lakban yang membantunya berlatih. (CNNIndonesia/Muhammad Ikhwanuddin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Suara 'Bak, Bik, Buk' dari plat baja bersautan di sasana pemusatan latihan (Pelatnas) PB PABSI pada sebuah petang di Komplek Marinir, Jalan Kwini, Jakarta. Para atlet angkat besi sibuk dengan 'beban'-nya masing-masing seiring hitungan pekan jelang Asian Games 2026.

Tak ada canda, tak ada tawa. Hanya peluh yang mengucur deras serta perintah pelatih untuk 'Angkat' lagi dan lagi. Sesekali erangan atlet terdengar setelah berhasil mengangkat bebannya. Kepala mereka sebentar menunduk, namun tak lama kemudian menatap satu titik, segaris lakban di dinding.

Apa sebab atlet perlu memelototi lakban berwarna coklat di tembok? CNNIndonesia.com bertanya pada sang pencetus sekaligus lifter veteran Indonesia, Eko Yuli Irawan.

"Itu titik fokus saya," kata Eko, dengan senyum lebarnya.

Mengapa lakban? Eko menjawab, karena barang tersebut kebetulan ada di tempat latihan. Mudah terlihat, menempel, dan fungsional.

"Jadi dari awal saya latihan sebagai lifter, saya butuh yang namanya titik fokus untuk dilihat. Bentuknya bisa apa saja. Pokoknya benda mati," ujar Eko.

"Kemudian di tempat latihan, ketemu lakban. Saya tempel dan itu membantu saya untuk menjaga pikiran tetap stabil. Karena dalam angkat besi bukan cuma kekuatan fisik, tapi juga pikiran. Di sini, di kepala," Eko menambahkan, sambil menunjuk pelipisnya.

[Gambas:Video CNN]

Lakban tersebut ditaruh segaris lurus dengan pandangan atlet saat mengangkat beban. Atlet 37 tahun itu tak punya jarak tertentu. Asal terlihat mata sudah cukup baginya.

Cara itu sudah dilakukan Eko selama puluhan tahun menjadi lifter aktif. Bicara prestasi tak perlu ditanya. Medali Olimpiade, Emas Kejuaraan Dunia, Piala Dunia, Asian Games, SEA Games, dan sederet turnamen bergengsi lainnya sudah dirasakan.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Momen Unik Eko Yuli di Olimpiade Tokyo


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :