Rombak Total, Ganda Campuran Incar Medali Asian Games 2026
Pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto mengincar torehan medali di cabor bulutangkis Asian Games 2026. Rombak besar-besaran pun dilakukan untuk mempersembahkan prestasi.
"Target sih saya rasa untuk kami dan mereka [atlet] pribadi harus medali. Tidak muluk-muluk lah, harus medali dulu. Saya yakin atlet punya kemampuan untuk itu," kata Nova di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (10/9).
PBSI berkreasi dengan memasangkan Nikolaus Joaquin dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk Asian Games 2026. Selain Nikolaus/Apri, ada Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di pesta olahraga Asia.
Teranyar PBSI mengumumkan tiga pasangan baru di ganda campuran. Mereka adalah Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, dan M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil.
Pasangan Dejan/Apriyani menunjukkan hasil positif dengan menjuarai Pontianak International Challenge 2026 pada awal September. Pencapaian lain juga dipersembahkan oleh Amri/Nita dengan torehan perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Sebelumnya, Nova kembali ditunjuk mengepalai sektor ganda campuran usai melatih tim Malaysia pada 2022-2026. Per Agustus 2026, juru taktik 48 tahun itu pulang ke Tanah Air demi membangun bulutangkis Merah Putih.
"Ganda campuran Indonesia sempat bagus, tapi kami harus kembalikan kepercayaan diri mereka dan beri tahu bahwa mereka itu mampu," ucapnya.
"Mungkin untuk awal saya ingin buka pola pikir atlet saja. Baru kemudian mengubah cara main mereka dan konsistensinya. Paling penting adalah mengembalikan kepercayaan diri mereka dulu. Ya, kami mulai dari nol lagi," ujarnya menambahkan.
(ikw/ikw/jun)