Pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari membidik medali Asian Games 2026. Nama Putri Kusuma Wardani jadi harapan prestasi pada sektor ini.
"Kalau target realistis di beregu dapat medali, saya enggak ngomong warna medalinya karena untuk tim putri sudah luar biasa kalau dapat medali itu."
"Di perorangan juga medali. Itu target realistis untuk Putri KW. Begitu juga untuk kawan-kawannya," kata Imam di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (10/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PBSI mengirim 20 atlet ke Asian Games 2026 dengan rincian 10 putra dan 10 putri.
Ada empat atlet tunggal putri untuk nomor individu dan beregu. Putri KW dan Thalita Ramadhani Wiryawan bakal tampil di kategori perorangan sedangkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Mutiara Ayu Puspitasari di beregu.
Imam menjadikan momen Uber Cup 2026 saat tim beregu putri mempersembahkan medali perunggu meski sempat diragukan meraih pencapaian itu. Menurutnya, kejutan serupa bisa kembali terjadi.
"Kebetulan di Asian Games [2026] yang bertanding beregu dulu dan itu vital karena berpengaruh pada mental. Di Uber Cup kemarin kami juga tidak diunggulkan tapi bisa mencuri medali. Nah saya harapkan begitu juga di Asian Games untuk terjadi kejutan seperti itu lagi," ujarnya.
Jadwal badminton di Asian Games 2026 akan berlangsung di Ichinomiya City Muncipal Gymnasium, Aichi pada 20-29 September 2026. Rombongan wakil Indonesia di cabor ini rencananya berangkat ke Jepang pekan depan.
(ikw/jun)